2000 Anak Rayakan Kelahiran Sang Juru Selamat di Gereja St Antonius Purbayan

oleh
Natal
Misa Anak perayaan Natal 2022 di Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan Solo, Minggu (25/12/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Sebanyak 2.000 anak mengikuti Misa Natal 2022 di Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan, Solo pada Minggu (25/12/2022). Misa Natal di gereja berusia 106 tahun ini berlangsung pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.45 WIB.

Ketua Panitia 1 Natal 2022, Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan, Alfonsus Jonet Haryoto mengatakan Misa Anak ini merupakan momentum anak-anak mengenal Yesus Sang Juru Selamat.

“Misa anak ini diikuti 2000 anak dari 17 wilayah teritorial. Misa Anak adalah momentum anak untuk mengenal Yesus, jadi dipisahkan dengan ibunya, bagi yang berani, yang nggak berani tetap didampingi dan kami mengizinkan hanya beberapa orang karena di dalam kapasitasnya hanya 700-an,” terangnya.

Dalam Misa Anak ini anak-anak tampil secara bergantian untuk musikalisasi kelahiran Yesus. Mereka mengenakan pakaian lokal seperti batik dan lurik.

“Ada visualisasi anak, drama kelahiran Yesus sang juru selamat ada tari-tarian pertunjukkan, ada dari Romo, anak SLB mengisi angklung, ada satu sinterklas untuk memeriahkan juga,” ujarnya.

Perayaan Natal dengan unsur lokalitas seperti memakai lurik dan batik ini sengaja dilakukan untuk mengangkat budaya.

“Kemarin untuk setiap kali Misa yang membawa persembahan ada 6 persembahan. Dulu di rayon timur ada tatib (tata tertib-red) pakai baju adat nasional misal Dayak Bali dan macam-macam. Panitia dan 60-an OMK (Orang Muda Katolik-red) juga diseragamkan atas putih bawah hitam,” terang Jonet.

Misa Natal di Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan pada Minggu (25/12/2022) terbagi menjadi 3 sesi yakni Natal pagi pukul 07.00 WIB, Natal anak pukul 09.00 WIB dan Natal Sore pukul 18.00 WIB.

Sedangkan di Malam Natal, pada Sabtu (24/12/2022) terbagi menjadi dua sesi yakni Malam Natal 1 pukul 17.00 WIB dan Malam Natal 2 pukul 19.30 WIB.

Pantauan MettaNEWS, Misa Natal di gereja tertua di Kota Solo ini tampak penuh sejak pagi. Meski hujan deras terus mengguyur sejak pagi, ribuan jemaat tetap datang untuk merayakan suka cita kelahiran Sang Juru Selamat. Tidak hanya ruangan dalam yang penuh, tenda-tenda halaman gereja juga tampak riuh.

“Karena ini hujan tadi sempat yang lansia jam 7 pagi, selesai jam 8 hujan juga. Yang nanti sore umum jadi yang kemarin belum bisa pagi belum bisa terakhir sore nanti,” ujarnya.

Lantaran hujan orang tua dan anak-anak yang berjumlah ribuan mencoba masuk ke dalam ruangan. Hal ini membuat panitia yang juga dibantu OMK cukup kewalahan untuk mengatur.

“Tadi agak repot nyetop para anak-anak orangtua keburu masuk agak kesulitan tadi tapi akhirnya bisa meskipun pakai pagar betis melibatkan anak-anak OMK, menbantu bagi-bagi snack dikasih gelang, yang berhak dapat snack anak yang pakai tanda tiket,” terang Jonet.

Kembalinya Suka Cita Natal Usai Pandemi

Suka cita perayaan Natal di Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan kembali meriah setelah 2 tahun pandemi Covid-19 melanda. Kemeriahannya pun kembali seperti sebelum masa pandemi.

“Yang berbeda karena kemarin pandemi hampir 2 tahun libur ini baru mulai lagi, saya kira hampir sama seperti sebelum pandemi. Ada peningkatan anak yang ikut selalu bertambah setiap tahunnya. Kemarin juga full pas malam Natal meskipun hujan,” jelas Jonet.

Selain 17 wilayah teritorial, Misa Nala di Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan juga diikuti wilayah lain. Pengamanan pun terbilang ketat, ada sejumlah personel kepolisian dan juga organisasi masyarakat yang ikut berjaga.

“Ini gereja Purbayan 17 wilayah teritorialnya termasuk Ngrayapan Ngotelan, kalau gini di luar teritorial tetap masuk karena kita bebas tidak harus 17 wilayah jadi mungkin dari Gereja Santinego, dari Kristus aja juga kesini juga termasuk gereja Purwosari atau Santa Maria Regina kesini juga, karena memang perayaan Misa Anak di sini kelihatannya paling meriah,” tukasnya.