SOLO, MettaNEWS – Belum satu minggu dipasang, salah satu kamera pengaman (CCTV) di kawasan Ngarsopuro hilang dicuri.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jateng, Cakra Nagara menjelaskan, pihaknya memasang kamera CCTV di tiga titik di kawasan Ngarsopuro. Belum sempat diaktifkan, satu dari tiga kamera CCTV tersebut telah dicuri.
“Posisi CCTV yang hilang di dekat parkiran sebelah kiri. Hilangnya kemungkinan minggu lalu. Baru dipasang seminggu bahkan belum kita aktifkan. Tapi ini sekarang kita perbaiki lagi, kita sediakan lagi,” jelas Cakra.
Cakra mengatakan pemasangan CCTV ini agar pemerintah bisa mengawasi khususnya masalah lalu lintas dan kerumunan masyarakat.
“Kita pasang CCTV untuk pengamanan, lalu lintas, kerumunan masyarakat, masalah tatanan parkir. Dari 3 yang kita pasang yang satu sudah hilang,” ungkapnya ketika mendampingi inspeksi mendadak dari DPRD Kota Surakarta.
Pemasangan kamera CVTV ini lanjut Cakra diperbarui dengan cara agar tidak kembali diambil orang tidak bertanggung jawab.
“Ini sudah kita pasang lagi. Ada tiga titik dan kita buat supaya tidak bisa diambil lagi,” tandasnya.

Sementara itu, dalam sidak kawasan Ngarsopuro tersebut, Ketua DPRD Solo Budhi Prasetyo menjelaskan, progres proyek penataan koridor Ngarsopuro telah mencapai 85 persen. Dia berharap proyek penataan tersebut selesai sebelum tanggal 31 Desember 2022.
“Penekanan kita nanti pada pemeliharaan. Kita cermati karena enam bulan ke depan masih jadi tanggung jawab kontraktor. Salah satunya ada kamera pengaman yang baru dipasang sudah ada yang mengambil. Memang butuh penyadaran. Karena pedestrian seperti ini memang untuk pejalan kaki,” tegas Budhi.
Budhi menyebut kaitannya dengan pengamanan juga harus bekerja sama dengan wilayah setempat.
“Kaitannya dengan pengamanan ya kita punya Satpol. Kemudian mestinya juga kerja sama dengan tiap wilayah, ini kan wilayah kelurahan. Linmas wilayah itu juga diaktifkan untuk membantu pengamanan,* pungkas Budhi.









