Fasilitasi Pentas Wayang Bocah, Unisri Dukung Regenerasi Wayang Orang Di Sriwedari

oleh
oleh
Unisri fasilitasi pentas wayang bocah sebagai upaya regenerasi budaya | dok Humas Unisri

SOLO, MettaNEWS – Meningkatkan semangat dan kontribusi siswa SD dan SMP dalam melestarikan dan mengembangkan wayang bocah yang selama ini sudah dilakukan, Wayang Orang Sriwedari Surakarta menggelar pertunjukan wayang bocah.

Sebanyak 200 anak SD dan SMP dari perwakilan berbagai sanggar budaya di Surakarta, yang dibina Diwasa dan Didik, ikut ambil bagian dalam pentas wayang bocah yang difasilitasi Universitas Slamet Riyadi Surakarta melalui program Mathcing Fund Unisri 2022. Pentas wayang bocah itu juga bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta.

“Tujuan pentas gabungan siswa SD dan SMP ini untuk menunjukkan karya mereka dalam praktik wayang bocah yang sudah mereka tekuni selama ini,” kata Dr Siti Supeni, ketua Matching Fund 2022 dari Unisri Surakarta, baru baru ini.

Dalam pentas wayang orang gabungan di gedung Wayang Orang Sriwedari, pihak Unisri juga memberi hadiah uang bagi lima sanggar yang dinilai terbaik dalam pementasan serta memberi dana pembinaan bagi sepuluh sanggar lainnya, yaitu :

1. Sanggar Sarwi Retno Budoyo
2. Sanggar Metta Budaya
3. Sanggar Soerya Soemirat
4. Sanggar Gedhong Kuning
5. Sanggar Bengkel Seni Adanu
6. Sanggar Sang Citra Budaya
7. Sanggar Wayang Gogon
8. Sanggar Sasono Kridho Mangkubumen
9. Yayasan Kembang Setaman
10. Sanggar Langit

Lebih lanjut Dr Siti Supeni mengatakan, latar belakang kegiatan pentas gabungan wayang bocah dan pembinaan tersebut adalah untuk regenerasi wayang orang Sriwedari bertata kelola yang baik, memiliki media promosi digital yang mampu mempromosikan wayang orang dan memiliki manajemen pengelolaan sarana dan prasarana yang baik, pemberdayaan para siswa melalui sanggar-sanggar seni budaya.