SOLO, MettaNEWS – Penyanyi cilik Farel Prayoga sukses menghibur masyarakat Solo, Rabu (21/9) malam. Lewat konser musik dangdut Pasar Malam Sekaten Alun-alun Kidul Keraton Surakarta ia tampil membawakan 3 lagu andalan yakni Aja Dibanding-bandingke, Satru 2 dan Jaka Tingkir Ngombe Dawet.
Berdasarkan pantauan MettaNEWS, penonton didominasi dari kalangan keluarga yang membawa anak-anak. Konser musik dangdut ini dimulai sejak pukul 20.00 WIB. Sedangkan Farel Prayoga naik panggung sekitar 21.40 WIB.
Selain Farel, terdapat 5 artis dari Orkes Melayu (OM) Sonata Jawa Timur seperti Linda Ayunda, Andra Kharisma, Cantika Nuswantoro, Rency Renata dan Dinda Julianda yang tampil lebih dulu.
Dalam konser ini, pihak event organizer (EO) Diana Ria mematok harga Rp 50.000 untuk kelas reguler dan Rp 100.000 kelas VIP. Sayangnya tak semua orang mampu membelinya. Bagi masyarakat kelas menengah kebawah harga tiket tersebut terlampau mahal.
Terpaksa banyak masyarakat terlebih keluarga yang memilih mengintip lewat lubang kecil maupun hanya duduk di dekat pintu masuk area konser, mendengar Farel bernyanyi di balik kepungan triplek panggung Sekaten yang tinggi.

Mahalnya tiket ini membuat pengunjung asal Palur, Karanganyar, Ista (36) memilih membeli satu tiket seharga Rp 50.000 untuk menyenangkan si buah hati. Sembari membawa plastik berisi makanan yang ia beli sebelumnya, Ista duduk menatap pintu masuk menunggui sang anak selesai menonton konser.
“Mahal Rp 50.000 jadi mending anaknya saja yang pengin nonton Farel, ibue trimo ngalah (ibunya milih mengalah) biar nonton sama bapake, anak saya suka Farel setiap hari nonton di YouTube sama televisi ini mau nonton dari dekat secara langsung, anaknya yang minta,” kata Ista kepada MettaNEWS, Rabu (21/9/2022).
Berdasarkan perhitungan, ia harus membayar Rp 100.000 jika dirinya ikut menyaksikan konser. Sementara uang yang digunakan untuk menyaksikan konser tersebut dari hasil sang suami jualan cilok. Sehingga ia memutuskan untuk mengalah demi anak.
“Saya nggak ikut tak nonton yang di televisi juga sama, ini kan karena kepingin tahu aslinya, ini pertama kali nonton Farel, namanya bocah mau gimana lagi, belum pernah nonton artis yang lain cuma sekali ini khusus Farel,” terangnya.
Meski mahal ia tetap menuruti kepinginan anak keduanya untuk menyaksikan Farel Prayoga dari dekat. Baginya melihat anak bahagia merupakan kepuasan batin yang tak ternilai.
“Datang jam 9 tadi bisanya jam segini karena kan jualan cilok dulu ini uang dari jualan, biasa orang nggak punya, kalau eman sih enggak namanya juga buat anak karena demi anak ya kami lakukan insya Allah harus nonton ini juga saya ditagih dari kemarin pas buka tahu ada Farel tanggal 21 ini,” ujar Ista.

Ista dan sang suami merantu dari Lumajang Jawa Timur sejak 10 tahunan lebih mengaku kerap datang ke acara Sekaten. Bagi Sita dan keluarga kecilnya, event ini menjadi hiburan bagi rakyat kecil. Ia pun senang Pasar Malam Sekaten kembali digelar setelah 2 tahun vakum.
Dalam semalam ia mengeluarkan uang Rp 50.000 untuk tikwt konser dan Rp 3.000 untuk karcis parkir. Belum jajanan yang ia beli sebagai buah tangan untuk anak pertamanya di rumah. Meski demikian ia mengaku senang datang ke Sekaten.
“Ini kali kedua kesini, parkir tadi dari jam 9 harus segera pulang karena di jam i jam 11 harus diambil motornya, Rp 3.000 murah ini enggak mahal malah biasanya Rp 5.000 kalau ramai begini ada tontonan, besok mau kesini kalau jualannya selesai sore anaknya minta,” tutupnya.
Senada dengan sang ibu, Kevin (10) juga mengaku senang dapat melihat Farel Prayoga malam ini.
“Senang ini pertama kali nonton Farel memang suka, tadi video buat kenang-kenangan dibawain hp ibu, kalau ada lagi mau nonton lagi? Iya,” kata Kevin.
Di sisi lain, Ari (50) pengunjung asal Nusukan Solo mebawa serta sang cucu yang duduk di sekolah dasar untuk menyaksikan Farel Prayoga dari balik lubang kecil.
“Ini ngintip-ngintip demi cucu, datang mau nonton tapi tiketnya mahal jadi sekalian lihat-lihat wahana saja, masalahnya juga nanti kemaleman. Pengin nonton tapi biar cepet pulang jadi ya nonton di sini saja, belum pernah nonton yang sebelumnya,” kata Ari.
Baginya meski hanya mengintip lewat lubang yang nampak seperti rumah semut itu ia dan sang cucu merasa bahagia dapat mendengar suara Farel Prayoga. Penyanyi cilik yang tengah naik daun itu. Farel menjadi idola di kalangan anak-anak salah satunya cucu dari Ari.










