SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota atau Pemkot Solo serius mengubah eks Pasar Mebel Gilingan di Jalan Kolonel Soetarto, Banjarsari, jadi Industri Kecil Menengah (IKM) Mebel Gilingan berkonsep modern.
Bangunan tiga lantai di atas lahan 4 ribu meter persegi ini akan rampung digarap pada November tahun ini. Bangunan pasar yang sebelumnya terbakar pada Mei lalu ini telah rata dengan tanah dan siap dibangun oleh pemenang tender proyek, PT. Reka Esti Utama (Cabang Solo).

Diisi ruangan produksi, ruang promosi, ruang pengelola dan joglo dan landscape area, pembangunan Sentra IKM menelan dana APBN Rp. 43.732.993.663,50.
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (Dinkop) Kota Solo, Wahyu Kristina menyebut nantinya Sentra IKM hanya ditempati 20 pedagang.
“Ada aturannya sendiri Sentra IKM seperti apa, yang masuk 20 pelaku dan sebagainya, kalau sekarang fokusnya jadiin gedungnya dulu,” beber Kristina kepada awak media usai ground breaking, Selasa (19/7/2022).
Tak membeberkan secara rinci bagaimana proses kurasi atau seleksi 20 pedagang mebel, pihaknya fokus pada pembangunan yang akan berlangsung selama 150 hari.
“Sekarang fokusnya bangun gedung dulu sama penyiapan SDM jadi, nanti dipakai untuk pelatihan para pelaku IKM mebel, jadi mereka dilatih, saatnya akan menggunakan gedung ini sudah siap secara skill,” bebernya.
Lebih lanjut, pihaknya hanya menyebut selama proses pembangunan juga akan dilakukan persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) lewat pelatihan. “Pelatihan nanti ada jadwalnya, tahun ini juga,” tambahnya.
Itu berarti sebanyak 85 pedagang eks Pasar Mebel Gilingan akan bersaing untuk dapat menempati Sentra IKM ini.
Fokus pada tujuan IKM ini dibangun, pihaknya menyebut tempat ini nantinya dirasa mampu memfasilitasi pelaku industri mebel di Solo untuk tumbuh dan berkembang, berdaya saing baik di pasar dalam negeri dan luar negeri dan meningkatkan perekonomian masyarakat Solo.









