Stadion Manahan Solo Jadi Rebutan, Liga 1 Akhirnya Harus Ngalah untuk ASEAN Para Games

oleh
Stadion Manahan Solo
Instagram @manahan.solo | Credit foto : @azizz_abdul

SOLO, MettaNEWS – Perhelatan dua event besar dunia olahraga akan digelar pada bulan Juli ini. Padahal Solo yang menjadi tuan rumah kedua gelaran hanya memiliki satu venue berskala besar. Di mana lagi kalau bukan Stadion Manahan.

Liga 1 menjadi event yang lebih dulu menggunakan Stadion Manahan pada Senin (25/7/2022) mendatang. Di mana tim sepak bola kebanggan Kota Bengawan yakni Persis Solo  akan melawan Dewa United di waktu tersebut. Hal ini berdasarkan pada hasil pertemuan, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada Senin (4/7) lalu, LIB memutuskan untuk menggulirkan Liga 1 mulai akhir Juli 2022.

Sedangkan satu event lainnya yakni ASEAN Para Games (APG) XI akan berlangsung selama 8 hari yakni 30 Juli-6 Agustus 2022. Akan melibatkan delegasi 14 negara, event ini merupakan gelaran olahraga disabilitas se-Asia Tenggara.  Memanfaatkan beberapa lokasi, salah satunya Stadion Manahan Solo sebagai lokasi seremonial pembukaan dan penutupan, serta lokasi cabang olahraga (cabor) atletik.

Menanggapi hal ini, Ketua pelaksana Inaspoc sekaligus Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Liga 1 akan digeser lokasinya dalam.

“Wis mengko Liga 1 geser sedelok (sebentar). ASEAN Para Games Cuma dua minggu aja dan ini acara internasional,” ungkap Gibran saat ditemui usai melakukan audiensi dengan Komisi Disabilitas Nasional RI di Balai Kota Solo pada Rabu (6/7/2022).

Harus ngalah, Stadion Manahan Solo akan disterilkan guna persiapan APG yang akan berjalan lebih lama jika dibandingkan Liga 1. Belum pasti, pihaknya akan melihat segala kemungkinan yang ada.

“Nanti digeser ke tempat lain sik ya, ngalah sik. Atau mungkin nanti kita lihat dulu. Kita pakai untuk atletik dulu,” tambahnya. ASEAN Para Games lebih diutamakan karena menurutnya merupakan agenda internasional.