Tidak Hanya Kaum Hawa, Tren Perawatan Kesehatan Kulit Wajah Merambah Kaum Pria

oleh
oleh
Kaum adam mulai aware untuk melakukan perawatan kesehatan kulit wajah | Metta NEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Tidak hanya wanita yang membutuhkan perawatan wajah, dewasa ini kaum adam juga mulai aware dengan kesehatan kulit wajahnya. Kesehatan kulit wajah memang harus diperhatikan baik bagi wanita maupun pria. 

Disampaikan oleh dr. Florita Nova pada grand opening Derma 9 Klinik Kecantikan Solo mengikuti tren kesehatan masa kini kaum pria mulai melirik dan melakukan perawatan kulit wajah untuk kesehatan. 

“Biasanya yang dikeluhkan oleh kaum pria adalah scar atau bopeng dan jerawat. Bopeng ini bisa disembuhkan dengan treatmen rutin,” ungkap dr. Nova ketika ditemui di Derma 9 Klinik, Rabu (29/6/2022). 

Tidak hanya keluhan seputar kesehatan kulit wajah, dr Nova menyebut rambut rontok dan kebotakan juga menjadi momok tersendiri bagi kaum adam. 

“Untuk masalah kesehatan kulit kepala yang menyebabkan kerontokan hingga kepala menjadi botak juga menjadi dasar para pria untuk mengunjungi klinik perawatan kulit,” jelasnya. 

Masalah kulit wajah di daerah tropis seperti Indonesia, rata-rata seputar flek hitam pada wajah serta jerawat. 

“Flek hitam dan jerawat ini masalah umum yang biasa dialami oleh kulit perempuan. Berbeda dengan laki-laki karena pengaruh hormon tubuh sehingga kaum perempuan lebih gampang terkena dua masalah kulit tersebut,” paparnya. 

Dokter Nova menyebut trend perawatan kulit yang saat ini tengah diburu oleh masyarakat adalah skin booster. Skin booster yang tengah hits saat ini adalah berisi DNA Salmon mendampingi serum sebelumnya yang mengandung hyaluronic acid (HA). 

“Derma 9 menghadirkan tren perawatan masa kini yang lagi hits di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Tidak perlu jauh dan menguras kantong, sebanyak 138 treatment dengan harga terjangkau dan kualitas terjamin sekarang bisa dinikmati oleh warga Solo,” tutur dr. Nova. 

Menurut dr. Nova masyarakat juga mesti berhati-hati dalam memilih krim kulit yang beredar bebas di pasaran. 

“Yang paling berbahaya adalah krim yang mengandung zat merkuri. Penanganan kulit yang bermasalah akibat merkuri itu agak khas karena merkuri adalah zat yang paling tua dan paling kuat. Kalau terkena di kulit akan ada efek mematikan sel kulit sehat. Ketika lepas dari krim tersebut akan muncul break out berupa flek hitam dan jerawat besar-besar. Jadi pilih krim yang betul-betul sudah BPOM,” pungkas dr. Nova.