Megawati Dorong Gibran Nyalon Gubernur, Ini Tanggapan FX Rudy 

oleh
oleh
FX Hadi Rudyatmo | MettaNEWS/Ari Kristyono

SOLO, MettaNEWS – Putra sulung Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming mengaku mendapat dorongan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Arahan dari Megawati pada Gibran ini disampaikan usai sekolah partai PDIP di Lenteng Agung beberapa waktu yang lalu. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Surakarta FX Hadi Rudyatmo menanggapi hal tersebut dengan positif dan siap mendukung apapun keputusan partai. 

“Tanggapannya ya positif ta. Ketua umum kan punya hak prerogatif untuk ke arah itu. Sehingga kalau ketua umum sudah memberikan restu ya harus dilaksanakan,” kata Rudy ketika ditemui MettaNEWS  di kantor sementara DPC PDI P di Pucangsawit Solo, Selasa (21/6/2022). 

Rudy menyebut bila Megawati sudah memberikan restu atau rekomendasi berarti sosok tersebut mempunyai potensi dan kapabilitas. 

“Ibaratnya, pokoknya kalau ketua umum instruksi, saya sebagai kader partai ya harus melaksanakan instruksi tersebut, dan dimenangkan, gitu aja,” tuturnya. 

Rudy juga mengaku belum ada arahan dari pusat ke DPC perihal dukungan pencalonan Gibran sebagai gubernur. 

“Belum, belum mengarahkan ke situ. Kalau gubernur kan direkomendasi, disetujui menjadi gubernur di mana kan kita juga belum tahu,” tegas Rudy. 

Selama ini, lanjut Rudy ketua umum belum pernah menyinggung mengenai arahan pada Gibran. 

“Bu Mega tidak pernah rasan-rasan kalau soal kayak gitu. Pokoknya ada rekomendasi itu hukumnya wajib dilaksanakan. Kene kelase gur ketua DPC kok ya tidak pernah diajak rasan-rasan gitu,” tandasnya lagi. 

Ditemui di Balaikota Solo, Gibran Rakabuming mengungkapkan menerima banyak saran dan arahan politik dari politisi senior di antaranya Megawati dan Prabowo. 

“Ya namanya ketemu senior apalagi ketemu petinggi partai pasti banyak saran-saran, diarahin gini, ke depannya ke sana, ya gitu,” tutur Gibran. 

Wali Kota Solo ini mengaku belum pernah membahas masalah pencalonan gubernur ini dengan ayahnya. 

“Belum saya bahas dengan Bapak (Presiden Joko Widodo). Masih banyak pekerjaan di Solo. Ya kalau ditugaskan partai ya nanti dipertimbangkan dulu lah. Masih banyak pekerjaan di sini,” pungkasnya.