Pernah Pinjam Truk Tangki, Begini Cerita PMI Solo Akhirnya Punya Armada Sendiri

oleh
PMI Solo
Truk tangki PMI Solo bantuan Lions Club Solo Bengawan dan CV Wijaya Baru, Sabtu (28/5/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Belum adanya ketersediaan truk tangki untuk membantu menangani bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Solo mendapatkan pinjaman truk tangki dari PMI pusat pada 2020 lalu. Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat meskipun dengan keterbatasan yang ada.

“Sempat kami pinjam 6 unit truk tangki selama satu bulan, karena saudara kita yang membutuhkan air bersih di seluruh kabupaten Subosukawonosraten (Surakarta/Solo, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten) mereka kalau butuh air harus beli satu tangki di posisi paling ujung pegunungan mereka yang kering sampai menjual ternak sapi, kambing untuk membeli air bersih,” terang Sumartono Hadinoto, Sekretaris PMI Solo saat ditemui di PMI Solo, Sabtu (28/5/2022).

Menggunakan truk tangki tersebut, PMI Solo mampu mendistribusikan air gratis ke berbagai wilayah.

“Kita kalau pakai truk tangki sendiri biayanya tidak sampai separuh. Karena kita hanya bayar solar dan driver, airnya gratis kita berikan juga gratis, dengan biaya Rp 100-200 ribu kita bisa kirim truk tangki di sana. Untuk operasionalnya didukung berbagai pihak diantaranya PMS, BRI dan organisasi, orang pribadi serta perusahaan yang lain,” ucapnya.

Hingga pada waktu yang bersamaan, di Indonesia mengalami berbagai bencana. Truk tangki ini pun sama-sama dibutuhkan, pihaknya berupaya agar PMI Solo memiliki truk tangki sendiri.

“Kami bermimpi waktu sebelum pandemi untuk punya sendiri. Kebetulan waktu itu juga banyak bencana, mobil PMI pusat banyak di-drop ke daerah-daerah bencana; ke Palu, Lombok, dan sebagainya,” tuturnya.

Di tengah kebutuhan PMI Solo akan truk tangki, pihaknya berhasil mendapat bantuan tiga unit di tahun 2020.

Lalu di tahun ini mendapat satu unit tambahan dari Lions Club Solo Bengawan berkapasitas 5 ribu liter Water Support Unit, Sabtu (28/5).

“Awalnya kami dapat dua unit dari Sun Motor, kemudian satu unit dari Orang Tua Group dan PMS, kemudian hari ini dari Lion Club Solo Bengawan 307-B2, keempat-empatnya kami dapat support tangki dari MettaCare dan CV Wijaya Baru Surabaya, jadi tangkinya juga gratis. Inilah yang luar biasa, semua niat baik kita, kalau dikelola dengan profesional, dengan kepercayaan, ternyata support dari masyarakat luar biasa,” terang Sumartono.

Saat pandemi, PMI Solo juga berkontribusi untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memerangi virus Covid-19.

“Bahkan saat pandemi kemarin, truk tangki ini sangat berguna bagi kami, pertama kami gunakan untuk mencampur, mempersiapkan disinfektan, kemudian kami pakai untuk sosialisasi dengan pemkot cuci tangan yang benar dan sehat di Balai Kota (Solo),” jelas Sumartono.

Melalui tangki air bersih PMI Solo, pihaknya menyebut beberapa masjid yang kekurangan air bersih untuk wudhu dapat disupport. Selain itu, tangki tersebut juga dapat membantu Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) mendapatkan unit tambahan mobil air. Pihaknya berharap kebakaran yang terjadi dapat teratasi dengan cepat.

“Jadi tangki ini kelihatannya akan bermanfaat sepanjang tahun; pertama kita gunakan saat kekeringan, kedua saat bencana yang tidak kita inginkan, ketiga kami akan kerja sama dengan Damkar, karena Damkar waktu kebakaran dari posko menuju kebakaran itu butuh waktu, pada saat nyemprot air nggak sampai 15 menit habis, nah kalau kita support, airnya nggak berhenti apinya akan padam,” ucap Sumartono.

Berkaca pada apa yang terjadi saat kebakaran Pasar Gede, pemdaman terkendala dengan jumlah tangki mobil air.

“Pemadamnya balik, apinya muncul yang baru lagi, jadi mobil tangki ini sangat bermanfaat, kami siap menerima dukungan dari siapapun, agar kita punya lebih dari empat, minimal enam, agar kalau ada 6 kabupaten mengalami kekeringan, kita bisa support, itu harapan kami,” harapnya.

Selalu siap siaga membantu apabila terjadi kebakaran, PMI Solo pun terus berupaya untuk bersama-sama menyelesaiakan bencana.

“Selama ini kami, kalau ada kebakaran, ambulance kami selalu ada di belakang mereka (Damkar), karena kalau ada korban tidak perlu dipanggilkan ambulance, kami sudah langsung berada di dalam Damkar, selain itu petugas Damkar juga bisa mengalami cedera pada saat memadamkan api,” tutupnya.

Sementara itu, President Lions Club Solo Bengawan Distric 307-B2, Budhi Utomo menyebut kerjasama antara keduanya untuk Klinik Hemodialisa menghasilkan mobil tangki. 

“Kami berharap bantuan ini juga bisa membantu untuk yang utama kekeringan, juga keperluan lain. Dulu juga pernah dari Klinik Hemodialisa itu membantu yang ambulance ya. Jadi bagian dari program Lions Club juga,” tuturnya.

Sudah direncanakan sejak lama, pihaknya menyebut proses pembuatan ini memakan waktu hampir dua tahun.

“Waktu itu kan kita masih melihat operasionalnya klinik ini seperti apa. Kemudian pembuatan tangkinya sendiri juga butuh waktu dan tangki ini  disupport oleh MettaCare dan juga dari perusahaan karoseri yang membuat tangkinya,” tutupnya.