215 Warga Plesungan Mengungsi akibat Asap Putri Cempo, BPBD Solo Kirim Bantuan Logistik

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Dampak asap kebakaran TPA Putri Cempo, sekitar 215 warga Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, terpaksa mengungsi ke GOR Universitas Tunas Pembangunan (UTP).

Melihat kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta turun tangan dengan menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi, Sabtu (5/9/2026).

Bantuan diberikan langsung di lokasi pengungsian. Sejumlah kebutuhan dasar yang disalurkan antara lain air mineral, roti, masker hingga hygiene kit.

Pelaksana BPBD Kota Surakarta, Ari Dwi Daryatmo, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk respons terhadap warga yang terdampak asap kebakaran TPA Putri Cempo.

“Hari ini kita sudah membantu warga Plesungan yang terdampak dan berada di GOR UTP. Ada sekitar 215 orang yang berada di sana,” kata Ari.

Selain kebutuhan tersebut, BPBD Solo juga menyiapkan makanan untuk memenuhi kebutuhan makan malam para pengungsi.

“Kita distribusikan air mineral, roti, masker, dan hygiene kit. Untuk makan malam juga nanti kita tambahkan, saat ini masih dalam proses di dapur umum,” ujarnya.

Seribu Paket Sembako Disiapkan untuk Warga

Tak hanya bantuan untuk pengungsi, BPBD Kota Surakarta juga menyampaikan adanya bantuan sembako sebanyak 1.000 paket yang telah diterima Kepala Desa Plesungan.

Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Tadi kita sampaikan juga, bantuan sebanyak 1.000 sembako sudah diterima Pak Kades Plesungan,” kata Ari.

Penanganan warga terdampak asap dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah mengingat lokasi Plesungan berada di Kabupaten Karanganyar, sementara sumber asap berasal dari kebakaran TPA Putri Cempo di wilayah Surakarta.

BPBD Kota Surakarta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Karanganyar untuk memastikan kebutuhan dasar warga di lokasi pengungsian terpenuhi.

Salah satu kebutuhan yang tengah dikoordinasikan adalah pengoperasian dapur umum bagi para pengungsi.

“Semoga besok dapur umum hasil koordinasi kita dengan BPBD Karanganyar untuk pengungsi Karanganyar sudah berfungsi,” ujar Ari.

Pemkot Solo Siap Bantu Jika Kebutuhan Bertambah

Ari memastikan koordinasi lintas daerah akan terus dilakukan selama warga masih membutuhkan bantuan di pengungsian.

Pemkot Surakarta juga siap berkomunikasi dengan pemerintah setempat apabila terdapat kebutuhan tambahan yang harus segera ditindaklanjuti.

“Tadi Mas Wali Respati berpesan, barangkali kalau masih ada kebutuhan atau perlu bantuan lagi, nanti bisa komunikasi dengan kami yang di Solo. Kami akan koordinasikan dan tindak lanjuti sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.

Menurut Ari, penanganan warga terdampak asap tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus bersinergi untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan kebutuhan dasar selama kondisi kebakaran TPA Putri Cempo belum sepenuhnya teratasi.

Dukungan logistik, makanan, masker, hingga kebutuhan kebersihan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, khususnya bagi warga yang masih berada di lokasi pengungsian.