SEMARANG, MettaNEWS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk terus mendukung pendidikan dan lembaga keagamaan, baik formal maupun nonformal, di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran hibah kepada ribuan lembaga pendidikan. Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 1.358 lembaga pendidikan keagamaan telah menerima hibah dari Pemprov Jateng.
“Para penerima hibah ini di antaranya Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), serta pondok pesantren,” ujar Taj Yasin saat menerima audiensi Persatuan Guru Inpassing Nasional (PGIN), Rabu (7/1/2026), di ruang kerjanya.
Audiensi tersebut dihadiri rombongan guru PGIN yang dipimpin Hadi Sutikno, guru madrasah asal Boyolali. Dalam pertemuan itu, PGIN menyampaikan sejumlah masukan dan aspirasi, termasuk permohonan fasilitasi sarana dan prasarana dari Pemprov Jateng untuk madrasah.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Yasin itu menyatakan seluruh masukan akan ditampung dan dikoordinasikan dengan instansi terkait. Namun, ia menegaskan bahwa realisasi bantuan tetap harus memperhatikan regulasi serta kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kami tentu menampung aspirasi dari PGIN, tetapi kewenangan Pemprov tetap menyesuaikan aturan yang berlaku dan kondisi keuangan daerah,” katanya.
Gus Yasin juga mengakui bahwa Pemprov Jateng sebelumnya pernah menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) untuk Madrasah Aliyah. Namun, kebijakan tersebut belum dapat dilanjutkan akibat adanya pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD).
“Ke depan, kami akan berkolaborasi dengan Kementerian Agama, khususnya dalam pendataan. Berdasarkan catatan Pemprov sebelumnya, masih ada sekolah yang sebenarnya tidak layak menerima bantuan karena tidak memenuhi kriteria,” pungkasnya.
Pemprov Jateng berharap, melalui pendataan yang lebih akurat dan sinergi lintas lembaga, dukungan terhadap pendidikan keagamaan dapat semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.







