SOLO, MettaNEWS – Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin bersama Chef de Mission (CdM) Paralympic Paris 2024 Kontingen Indonesia, Reda Manthovani bertolak ke Solo.
Kedatangannya untuk meninjau Pelatnas Paralimpiade Paris 2024 cabang olahraga boccia, para balap sepeda, judo tuna netra dan para atletik di Lor In Hotel, Karanganyar, Jawa Tengah.
Dalam kesempatan itu, Burhanuddin memastikan akan ada tambahan reward untuk para atlet yang berlaga di kejuaraan dunia Paralimpiade Paris 2024.
“Reward pasti, tapi kita lihat perkembangannya. Saya nggak mau janji tapi Insyaallah pasti ada tambahan,” ujarnya.
Ia juga optimis dengan setiap langkah yang dilakukan NPC Indonesia dalam kejuaraan ini.
“Kita harus optimis dan setiap langkah akan semakin baik. Tetap semangat dan terus meraih kemenangan,” kata dia.
CdM Paralympic Paris 2024 Kontingen Indonesia, Reda Manthovani menyebut akan ada 28 atlet yang bertarung di Paralimpiade Paris 2024.
Mereka akan diberangkatkan dari Paralympic Training Center, Karanganyar pada Agustus mendatang.
“Doakan semua atlet sehat walafiat. Kita kan sudah dapet target dari Kemenpora. Persiapan atlet sudah 8 bulan. Masih ada satu sampai dua bulan sebelum berangkat. Jadi saya nitip pesan buat para atlet, jangan terlalu diforsir fisiknya,” kata Reda.
Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun mengatakan tinjauan Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin bersama Chef de Mission (CdM) Paralympic Paris 2024 Kontingen Indonesia, Reda Manthovani adalah untuk memotivasi para atlet.
“Kita selalu dikawal Kejagung untuk menuju yang terbaik untuk bangsa ini,” tambahnya.








