SOLO, MettaNEWS – Pandemi mengubah banyak tatacara kerja. Mulai dari work from home, work from office, remote work yang bisa dikerjakan di mana saja tanpa tergantung tempat hanya bermodal alat komunikasi yang canggih.
Selain memberikan banyak kerugian, pandemi juga memberikan efek lain khususnya dalam bidang inovasi teknologi berbasis digital. Dengan adanya perubahan kebiasaan baru dalam kehidupan dibutuhkan kecakapan digital terlebih bagi pelayanan publik.
Pemerintah Kota Surakarta bekerja sama dengan PT Google Cloud Indonesia dan PT EBconnection Indonesia selaku partner Google Cloud menyelenggarakan seminar Cloud Onboard Jawa Tengah 2022, dengan tema “Peningkatan Inovasi dan Keandalan Pelayanan Publik Berbasis Digital Dengan Memanfaatkan Teknologi Cloud Computing”.
Bertempat di Balai Tawang Arum kompleks Balaikota Solo, Senin (27/6/2022), kegiatan dihadiri 20 Dinas Kominfo Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah
Sales & Marketing Manager PT EBconnection Indonesia, Yesaya Yulius menjelaskan salah satu salah satu teknologi yang sangat penting untuk diadopsi oleh organisasi publik salah satunya Pemerintah Daerah yakni teknologi cloud computing khususnya yang dimiliki oleh Google Cloud.
“Cloud computing penting untuk dikuasai oleh dinas-dinas di Pemerintah Daerah. Ini untuk meningkatkan keandalan produk-produk aplikasinya. Cloud computing juga mendukung Pemda menyelenggarakan e goverment berbasis teknologi digital,” jelas Yesa ketika ditemui di sela-sela acara.

Yesa menyebut dengan keandalan dan kelancaran optimalnya penyelenggaraan e goverment harus didukung dengan teknologi informasi dan komunikasi yang andal. Yesa menyebutkan saat ini pemerintahan yang memanfatkan cloud computing adalah Pemda Kota Bandung dan Provinsi Bali.
“Salah satu teknologi itu adalah cloud computing. Tentu untuk memiliki atau menjalankan e goverment yang baik berdasar teknologi informasi dan komunikasi perlu perencanaan matang. Kegiatan ini mendukung ke arah sana untuk membantu Pemda di Jateng lewat Dinas Kominfo merencanakan strategi e goverment berdasar cloud computing. Maka kegiatan ini berisi wawasan tentang salah satu penyedia teknologi cloud computing melalui Google Cloud,” papar Yesa.
Solusi teknologi cloud computing yang dimiliki oleh Google Cloud, lanjut Yesa, memungkinkan pemerintah daerah fokus dalam berinovasi dalam mengembangkan produk-produk digital.
Yang bertujuan mempercepat pelayanan dan mempermudah proses layanan kepada masyarakat, alih-alih menghabiskan banyak sumber daya untuk mengadakan dan menjaga infrastruktur TI.
“Harapannya adalah informasi yang dibagikan di acara ini dapat membantu Dinas Kominfo dalam perancangan strategi teknologi informasi berbasis cloud computing, khususnya dalam rangka penyelenggaraan e-government sebagaimana diamanatkan melalui Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2003 Tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government,” tandasnya.
Sementara itu, Customer Solution Consultant Google Indonesia Franky Syabandriawan menjelaskan cloud computing sebagai bentuk dukungan dari sisi teknologi bagi pemerintahan di Indonesia.
“Setelah pandemi covid kebiasaan baru muncul dan kami melihat trend untuk kerja secara hybrid menggunakan teknologi sebagai media untuk menghandle mereka lebih produktif tanpa menambah kerumitan beban kerja,” ungkap Franky.
Ia menambahkan dari materi diberikan contoh bagaimana organisasi bahkan beberapa instansi pemerintah lokal berhasil mengimplementasikan cloud computing untuk meningkatkan produktivitas pekerjaan.
“”Utamanya untuk local government saya melihat sangat penting untuk meningkatkan layanan publik yang sudah ada saat ini lewat inovasi teknologi,” tegas Franky.
Berbicara soal target, Franky mengungkapkan 10 daerah khususnya di kota metropolitan bisa mengawali menggunakan teknologi ini.
“Kita melihat momentum ini kesempatan yang baik untuk memperluas kemampuan para pelayan publik dalam pekerjaan sehari-hari. Secara keamanan cloud computing Google ini sudah tersertifikasi beberapa kebijakan termasuk SNI yang menjadi standar BSN,” pungkasnya.









