SOLO, MettaNEWS — Suasana berbeda terlihat di Solo Paragon Mall saat puluhan anak-anak antusias menyanyikan lagu dolanan anak dalam sebuah lomba yang digelar sebagai pre event Svaranusa, Sabtu (27/6/2026).
Lagu-lagu tradisional seperti “Padang Bulan”, “Gundul-Gundul Pacul”, “Kidang Talun”, hingga “Pitik Ucul” kembali bergema di tengah pusat perbelanjaan modern.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju pertunjukan besar bertajuk “Svaranusa”, sebuah kolaborasi seni yang memadukan paduan suara, combo band, orkestra, teatrikal, dan tari dalam satu panggung budaya.
Antonia Filicia Esa Rindi, Direktur Program Svaranusa mengatakan pemilihan lokasi di Solo Paragon Mall bukan tanpa alasan. Mereka ingin mendekatkan lagu dolanan kepada anak-anak yang kini lebih sering menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan dibanding ruang publik tradisional.
“Selain untuk mempromosikan Svaranusa, kami memang sengaja memilih mall karena banyak anak-anak sekarang lebih sering bermain di sini. Ternyata responsnya luar biasa, anak-anak sangat antusias bahkan orang tua juga mendorong mereka ikut bernyanyi dan menari bersama,” urainya.
Menariknya, sebagian besar peserta ternyata belum terlalu mengenal lagu-lagu dolanan yang dibawakan. Meski begitu, mereka tetap berani tampil, menari bersama dan menikmati suasana lomba dengan penuh semangat.
“Sekitar 90 persen anak-anak sebenarnya belum hafal lagunya, tetapi mereka tetap mau turun ikut bernyanyi dan menari bersama. Itu yang membuat kami senang,” tambahnya.
Dalam lomba tersebut, peserta membawakan sejumlah lagu dolanan populer seperti “Padang Bulan”, “Gundul-Gundul Pacul”, “Kidang Talun”, dan “Pitik Ucul”. Suasana mall pun berubah meriah dengan iringan tepuk tangan para pengunjung dan orang tua yang mendampingi anak-anak mereka tampil.
Salah satu peserta, Jojo, siswa kelas 2 SD, mengaku senang mengikuti lomba tersebut. Ia membawakan lagu “Cublak-Cublak Suweng”, “Kidang Talun”, dan “Pitik Ucul”.
“Senang, sudah biasa nyanyi,” ujar Jojo polos.
Svaranusa sendiri nantinya akan menggelar pertunjukan utama pada 25 Juli 2026 di RRI Surakarta dalam dua sesi pertunjukan pukul 18.00 dan 20.00 WIB. Dalam konser tersebut, sebanyak 10 tembang dolanan anak akan diaransemen ulang menjadi lebih modern dengan sentuhan vokal dan musik yang lebih segar.
Tak hanya melibatkan anak-anak, pertunjukan itu juga akan menghadirkan kolaborasi lintas generasi. Mulai dari peserta usia di bawah enam tahun, kelompok pelajar SD hingga SMP, sampai peserta berusia 17 tahun ke atas akan tampil bersama dalam satu panggung budaya.
Melalui kegiatan ini, Svaranusa berharap lagu dolanan anak tidak hanya menjadi kenangan masa lalu, tetapi kembali hidup dan dekat dengan generasi muda di tengah perkembangan budaya modern.








