SOLO, Metta NEWS – Sebanyak 175 pelari yang berasal dari beberapa kota di Indonesia, mengikuti Pocari Sweat Sport Run Tourism 2022 di Solo, Minggu (22/5/2022).
Mereka berlari bareng artis sekaligus presenter terkenal Alya Rohali menempuh jarak 5 Km dengan start dan finish di area Pamedan Mangkunegaran.
Sport Run Tourism ini semakin menguatkan Solo yang memang sudah terkenal sebagai kota olahraga dan tengah menggarap konsep sport tourism untuk mendukung geliat perekonomian pasca pandemi.
Event olahraga hasil kerjasama PT Amerta Indah Otsuka dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang diselenggarakan di kota-kota tujuan wisata prioritas di Indonesia tahun 2022.
“Senang sekali saya bisa berangkat ke Solo. Ini kegiatan pasca pandemi jadi senang bisa ketemu runners-runners dari Solo dan kota lainnya. Bahkan ada juga orang Solo yang kerja di Jakarta dan biasanya lari bareng saya sekarang bisa lari bareng di Solo. Tadi juga senang banget bisa merasakan CFD di Solo,” ujar Alya antusias.

Acara yang pada tahun 2021 berhasil digelar di tujuh destinasi wisata Indonesia dan banyaknya antusias para pelari yang mendaftar sehingga acara ini terus dilanjutkan di tahun 2022 dengan destinasi yang berbeda dan tentunya akan menaikkan kembali sektor pariwisata di Indonesia.
“Saya support kegiatan run sport tourism ini karena bisa membangkitkan semangat pelari, ekonomi pasca pandemi kita perlu lebih banyak acara seperti ini,” tandasnya.
Melewati bangunan-bangunan ikonik dan cagar budaya di Solo, Alya mengaku mengagumi spot-spot ikonik yang dilalui sepanjang rute lari.
“Senang banget tadi saya lihat banyak bangunan yang ikonik di Solo. Intinya dari sport tourism ini kan sambil berlari sambil berwisata. Tadi juga banyak pelari dari Solo yang menjelaskan pada saya soal bangunan-bangunan tersebut. Kita melewati gedung Bank Indonesia, patung Slamet Riyadi, Pasar Gede,” ungkapnya.
Dengan gelaran – gelaran sport tourism, Alya berharap dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk sadar kesehatan.
“Untuk meningkatkan semangat orang untuk hidup sehat, untuk berolahraga dan tentunya setelah pandemi selama 2 tahun ini adalah stepping stone untuk kita kembali ke kehidupan normal sebelumnya,” harapnya.
Corporate Communication PT Amerta Indah Otsuka, Sudarmadi Widodo menambahkan tujuan dari event ini salah satunya adalah untuk menggerakkan kembali perekonomian di destinasi-destinasi wisata Indonesia.
“Konsep sport tourism ini adalah untuk mengangkat ikon-ikon wisata di kota yang kita tuju. Sekaligus mendorong para pecinta olahraga untuk menikmati keindahan wisata dalam negeri, karena sektor wisata merupakan salah satu sektor yang paling besar terkena dampak dari pandemi yang sudah berjalan dua tahun sebelumnya hingga saat ini,” terangnya.
Sudarmadi berharap dengan adanya sport tourism ini masyarakat semakin aware akan kesehatan.
“Setelah Solo titik selanjutnya adalah Banyuwangi. Tahun ini akan ada 5 hingga 7 kota dan big bang nya di Bandung. Kita angkat ikon-ikon wisata di semua lokasi tujuan. Harapannya orang-orang akan tertarik untuk datang sehingga meningkatkan perekonomian di kota tersebut,” jelas Sudarmadi.
Sementara itu, Walikota Solo Gibran Rakabuming terus mendorong kegiatan sport tourism untuk mendongkrak perekonomian sekaligus memberi wadah kegiatan olahraga untuk kesehatan masyarakat.
“Solo siap untuk sport tourism, wellness tourism dan kegiatan olahraga lainnya,” kata Gibran.








