Senyum Anak Bangsa, RS Gigi dan Mulut Soelastri Gelar Operasi Gratis Celah Bibir dan Lelangit

oleh
oleh
RSGM Soelastri adakan operasi gratis bibir sumbing | dok Humas RSGM

0SOLO, MettaNEWS – Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri berkolaborasi dengan Smile Train menggelar kegiatan operasi gratis celah bibir dan lelangit. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri, Rabu (14/9/2022)

Menurut Direktur Utama RSGM Soelastri, drg. Ida Witiasati, M. Kes, operasi gratis celah bibir dan lelangit ini merupakan bentuk kegiatan Hospital Social Responsibility RSGM Soelastri dalam ikut serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang membutuhkan. Selain itu juga dalam rangka menyambut Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-48 serta memeriahkan Hari Kesehatan Gigi Nasional tahun 2022. 

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri, Prof. Dr. Muhammad Da’i, M.Si., Apt menyampaikan memasuki usia Muhammadiyah yang ke 110, Muhammadiyah telah menjadi sebuah organisasi yang bergerak di bidang sosial dan dakwah yang cukup panjang. 

“Muhammadiyah hadir di tengah masyarakat untuk berkontribusi dalam rangka memajukan Indonesia sebagai salah satu bentuk bukti dari Amar Ma’ruf Nahi Mungkar,” ungkap Prof Da’i. 

Prof Da’i menambahkan Muhammadiyah senantiasa berkolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam hal ini melalui RSGM Soelastri yang bekerjasama dengan smile train mengadakan operasi gratis celah bibir dan lelangit. 

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik serta dapat menumbuhkan generasi yang ceria, generasi yang penuh semangat yang berguna bagi Bangsa dan Negara,” harapnya.

Salah satu orang tua pasien, Edi merasa sangat terbantu dengan program sosial dari  RSGM Soelastri yang telah memfasilitasi kegiatan operasi gratis celah bibir dan lelangit.

Selain operasi, rangkaian acara terdiri dari pemeriksaan gigi dan edukasi kepada keluarga pasien. Operasi gratis celah bibir dan lelangit ini ada 7 pasien yang mendaftar. Dari total peserta yang berhasil lolos skrining untuk melanjutkan tindakan yakni 3 pasien.