SOLO, MettaNEWS – Istri Wali Kota Solo, Silvi Ananda bersama putra sulungnya Jan Ethes Srinarendra ikut dalam kunjungan Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini. Untuk memperingati Hari Anak Nasional, ketiganya mendatangi anak berkebutuhan khusus di Jalan Asahan IV Pucangsawit RT 1 RW 1, Jebres, Solo, Senin, (25/7/2022).
Selvi Ananda mengungkapkan dirinya ingin melatih Jan Ethes agar memiliki rasa empati dan rasa syukur lewat kegiatan Hari Anak Nasional.
“Dari kemarin memang saya ajak pas Hari Anak di Balekambang juga biar melatih anak itu punya rasa empati, bersyukur dengan keadaan dia, bahwa ada yang tidak seperti dia, dia bisa belajar sharing lebih diaplikasikan saja,” kata Selvi usai mengikuti kunjungan Mensos Risma, Senin (25/7/2022).
Menurutnya lewat interaksi dengan anak berkebutuhan khusus, anak-anak dapat melihat dunia yang lebih luas dan beragam.
“Maknanya biar anak-anak bisa lebih melihat ke sekitarnya keadaan itu beragam harus bisa punya rasa empati kesesamanya harus bisa belajar bersyukur itu yang utama, “ terang Selvi.
Selain mengajak Jan Ethes berinterkasi dengan anak berkebutuhan khusus, dirinya juga menanamkan rasa berbagi.
“Kalau dia berkelebihan dibagi ke temen-temennya yang lain, kalau mainan saja itu kan saya ajarin dia untuk berbagi mainan ke temen-temen yang di rumah sudah banyak sudah sering nggak dimainkan kita bantukan ke temen-temen, harus sharing mas Ethes,” tutur Selvi.
Sementara itu, Ethes saat ditanyai awak media mengaku senang bertemu dengan Iel. Nampak Ethes memberikan mainan yang dibawa sang ayah yang merupakan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Ethes pun juga sempat beberapa kali bermain dengan Iel.
“Iya senang, diajak ngapain? Bermain diajak jalan-jalan, minum susu kotak, biar mas Ielnya semangat ya? iya,” ucap Ethes.
Sengaja mengajak Jan Ethes, Mensos Risma ingin mengajarkan anak-anak untuk mendatangi kediaman Gabriel Yohanes Bayu Pratama (9), anak penyandang Cerebral Palsy.
“Ini alhamdulillah saya berterimakasih ke Bu Sivi dan Mas Wali yang mengizinkan waktu saya minta Ethes untuk mendatangi temen-temennya yang memang membutuhkan, dan diperkenankan, saya berterimakasih sekali,” kata Mensos Risma kepada awak media, Senin (25/7/2022).
Dengan melibatkan sesama anak-anak Risma ingin penyandang disabilitas memiliki semangat. Mengingat pernah ada kasus anak disabilitas yang bunuh diri lantaran dibully, Risma ingin meningkatkan rasa peduli anak-anak dengan sesama.
“Karena ada salah satu anak yang disable kemudian dia dibully oleh temen-temennya kemudian dia bunuh diri dan karena itu ini adalah upaya kita bagaimana mengajarkan ke anak-anak saling peduli,” katanya.
“Tadi kita bisa lihat dia juga kagok artinya anak-anak bisa diajarkan sejak dini untuk dia peduli kepada temen-temennya yang lain,” tambahnya.







