SOLO, MettaNEWS – Selawat bareng Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf menjadi salah satu kegiatan yang berlangsung di sela-sela perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Nahdlatul Ulama (Porseni NU) 1 Abad.
Acara Selawat bareng Habib Syech 1 Abad NU ini berlangsung di Lapangan Pura Mangkunegaran, Solo, pada Selasa (17/1/2023) malam.
Pada kesempatan ini, Habib Syech mengajak seluruh jamaah dan penggemarnya atau Syechermania. Untuk bersama-sama menyenandungkan Mars Syubbanul Wathan atau Ya Lal Wathan.
Habib Syech mengajak Syechermania dan Nahdliyin yang duduk dalam satu majelis ini untuk terus bersemangat dalam berselawat kepada Rasulullah. Ia memastikan, akan terus mengumandangkan Selawat di seluruh penjuru negeri ini.
“Insyaallah menjelang 1 abad NU kita terus kumandangkan selawat di seluruh penjuru negeri ini,” kata Habib Syech sebelum memulai acara.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Syechermania yang selama ini menjadi pengikut setia adalah Nahdliyin atau warga NU.
“Syechermania itu pasti NU. Alhamdulillah mudah-mudahan semua Syechermania dan warga NU mendapatkan berkah dalam kehidupan ke depan, sukses, selamat dunia dan akhirat,” harap Habib Syech.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Porseni NU H Nusron Wahid menyampaikan untaian terima kasih kepada Habib Syech, para kiai, ulama, habaib, dan pemerintah setempat.
Ia bersyukur karena acara Porseni NU berlangsung lancar hingga perhelatan 1 Abad NU Bershalawat malam ini. Menurut Nusron, usia 1 abad ini menandakan bahwa NU benar-benar memberikan manfaat buat umat manusia.
“Sebagaimana janji Allah SWT, segala sesuatu yang memberikan manfaat niscaya akan bertahan lama,” kata Nusron
“Ini berkat karomah dan bimbingan para kiai, ulama, habaib yang selalu mengayomi kita,” tutup Nusron.
Setelah menyenandungkan Ya Lal Wathan, Habib Syech mengajak hadirin mengumandangkan berbagai macam Selawat. Yakni Shalawat Nariyah, Shalawat Asyghil, Shalawat Busyro, dan Lagu Padang Bulan dan shalawat-shalawat lainnya.
Acara shalawatan ini diikuti oleh puluhan ribuan Syechermania dan Nahdliyin. Mereka mengibarkan bendera NU dan Indonesia sembari terus mengumandanhkan shalawat.








