Ribuan Warga Solo Padati Tahlil Akbar & Sholawatan Bung Karno Bersama Habib Syech

oleh
Sholawatan
Ribuan warga dari berbagai daerah memadati acara Tahlil Akbar dan Sholawatan Bung Karno di Benteng Vasternburg Solo, Jumat (24/6/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Ribuan warga berdatangan memenuhi Benteng Vasternburg, Solo pada gelaran tahlil akbar dan sholawatan yang diadakan oleh DPC PDI Perjuangan Solo dalam rangka mempeingati Bulan Bung Karno, Jumat (24/6/2022). Menghadirkan Habib Syach dan Guru ngaji Presiden Jokowi, Gus Karim antusiasme warga membuncah dikala waktu semakin malam. Berdasarkan pantauan MettaNEWS, terdapat ribuan warga yang masih mencoba masuk meski berdesak-desakan untuk dapat bersholawat dan tahlilan bersama.

Acara yang awalnya akan dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ini akhirnya harus digantikan Sekda Provinsi Jawa Tengah untuk menyampaikan sambutan. Nampak di atas panggung, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Wakil Wali Kota Teguh Prakosa dan Ketua DPRD Budi Prasetyo duduk di depan bersama Habib Syech dan Gus Karim.

Ketua Panitia YF. Sukasno mengungkapkan sebanyak 10 ribu masyarakat hadir dalam kegiatan ini.

“Nama besar Bung Karno tetap dikenang oleh masyarakat khususnya oleh warga Solo dan sekitarnya, sehingga sangat antusias untuk ikut mendoakan beliau,” kata Sukasno.

Lantunan sholawat terus terdengar diantara ribuan warga yang memadati Benteng Vasternburg. Nampak di barisan belakang, bendera besar penggemar Habib Syech, Syekhermania berkibar dengan bebasnya. Sesekali teriakan sholawat dari seseorang disambut hangat para warga, sehingga suasana begitu riuh ramai.

Meski acara sudah dimulai sejak 19.00 WIB, jumlah warga yang ada bukannya menyurut namun justru semakin bertambah. Petugas pun sempat menutup gerbang lantaran banyaknya warga yang terus berdatangan hingga membuat Vasternburg penuh sesak. Warga yang memaksa masuk akhirnya harus ditertibkan dengan memasuki gerbang sedikit demi sedikit. Hingga pukul 22.00, acara tahlilan selesai digelar sejumlah warga masih bersholawat di dalam Vasternburg.

Pintu keluar Benteng Vasterburg dalam sekejap telah dipenuhi warga yang akan pulang usai sholawatan. Rumini warga asal Ndibal, Embarkasi, Ngemplak Boyolali sengaja datang ke Solo khusus untuk mengikuti sholawat Habib Syech dan tahlil Akbar Bung Karno.

“Tadi dateng habis Maghrib sama satu mobil rombongan, datang lebih awal jadi belum penuh. Ya susahnya pas keluar tadi saya duduk di depan. Saya sering datang ke acara seperti ini, jadi saya juga tahu dari Facebook. Saya suka kan sama sholawat Habib Syech, ini acaranya juga meriah nyaman karena kan datangnya awal,” ucap Rumini

Pihaknya pun juga berdoa agar Indonesia dapat lebih maju. Melalui sholawat, pihaknya juga berharap dapat meningkatkan iman dan takwa.

Sementara itu Memei asal Colomadu yang mengetahui informasi dari grup Syekhermania mengaku senang gelaran sholawat dapat kembali ada di Solo. ia yang datang sejak pukul 19.30 mengajak rekan-rekannya untuk menyaksikan sholawat Habib Syech mengaku sempat terpisah dengan rombongan di pintu masuk.

“Masuknya tadi penuh jadi harapannya biar lebih tertib ini tadi kurang tertib. Karena ini tahlilan Bung Karno juga saya berdoa semoga amal kebaikannya diterima di sisi-Nya,” ucap Memei.

Di tempat terpisah, MettaNEWS bertemu dengan warga Boyolali, Maria Ulfa. ia dan rekan-rekannya datang untuk mengikuti tahlilan Bung Karno sejak pukul 19.00 mengaku sempat berdesak-desakan lantaran banyaknya pengunjung, namun baginya hal ini tak mengurangi keindahan acara tahlil dan sholawatan.

“Saya kesini tadi dari jam 6 sampai sini jam 7 lebih, nggak ada kesulitan tapi karena agak jauh jadi ya lama. Nggak ada kesulitan masuk tapi semoga acara seperti ini bisa lebih bagus dari ini, sebenarnya sudah bagus Cuma ini banyak orang jadinya berdesak-desakan,” terang Maria.

Setelah acara tahlilan selesai, warga yang berada di Benteng Vasternburg mulai berkurang dan terbagi ke beberapa stand aksesoris, perlengkapan ibadah maupun minuman.