SOLO, MettaNEWS – Moderato Club Band Solo menggelar acara Reuni 58 Tahun Moderato Club Band Solo dengan tajuk “Charity Music Concert” di Wisma Boga Solo Baru, Kamis (12/9/2024).
Moderato Club Band ini merupakan band asli Solo yang terbentuk pada tahun 1966. Di tahun ini, untuk pertama kalinya Moderato Club Band Solo menggelar reuni.
Ketua Moderato Club Band Solo, Yongki mengatakan acara ini bertujuan untuk reuni melepas rindu personel, sahabat dan kerabat terkasih Moderato.
“Reunian ini diisi dengan show Moderato sekaligus charity atau penggalangan dana untuk anak-anak penderita HIV AIDS melalui Yayasan Lentera Surakarta,” ujar Yongki.
Ratusan tamu undangan hadir dalam Reuni 58 Tahun Moderato Club Band Solo malam ini. Tak terkecuali para personel hingga fans Moderato Club Band Solo.
Kilas Balik Moderato Club Band Solo
Pada tahun 60-an banyak bermuculan band-band yang menghiasi kota Solo. Salah satunya Moderato Band, yang
pernah digawangi oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Mangkunegara 9, yang
kiprahnya cukup diminati oleh penggemar musik di Kota
Solo.
Moderato Band juga digawangi oleh: Tjiptadi (Rhytm), Nanto
Hastono (Lead Guitar), Santo Hastono (Drums), Kristyanto (Rhytm), Franz Setiabudi atau Wewek (Lead Vocal) dan Totok Hastono (Bass).
Moderato Band Solo ini diteruskan oleh Soni Sumarsono, Margono, Warso, Wewek Franz Setiabudi, Kristyanto, Gusti Pangeran Haryo (GPH) Sudjiwokusumo, Yong Jin, Yong Gi, Jing Swan, Didik dan Yaniek Kusuma dengan Nama Moderato Dua.
Band ini juga menampilkan para musisi perempuan dengan nama Moderato Putri yang didukung oleh Kim
Kim sebagai Lead Guitar sekaligus Vocal, Palupi sebagai Rhythm Guitar sekaligus Vocal, Evy Soenarko sebagai Vocal, Endah sebagai Bass sekaligus Vocal, Sundari sebagai Drum sekaligus Vocal, Ciciek sebagai
Rhythm Guitar sekaligus Vocal.
Pada tahun 1971, Moderato Putri berkesempatan didaulat sebagai Band pendamping shownya The Cats,
Grup musik dari Volendam, Belanda di Gedung Merdeka Bandung pada 23 hingga 24 Maret 1971. Ini merupakan suatu kehormatan yang sangat istimewa bagi Moderato Putri.
Lead Vokal Moderato, Wewek Franz Setiabudi mengatakan semua mantan anggota Moderato kini banyak yang tersebar di beberapa daerah seperti Surabaya, Bandung, Jakarta bahkan Sydney (Australia) hingga Jerman.
“Sayangnya di awal tahun 1970 band Moderato harus bubar. Ini seiring semakin padatnya aktivitas para anggota yang harus mencari pekerjaan untuk keluarganya. Ditambah ada banyak dari mereka yang sudah tak lagi tinggal di Solo, karena alasan pekerjaan,” ujarnya.
“Band ini dulunya memang terbentuk karena gairah anak-anak muda yang suka dengan musik-musik barat. Biasa mereka memainkan musik-musik dari band The Beatles hingga Bee Gees yang memang tengah digandrungi di era 1960,” terang Wewek.







