SOLO, MettaNEWS – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto enggan ditunjuk sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) PDIP menemani Ganjar Pranowo.
Ditemui di kediaman Presiden Jokowi di Sumber Banjarsari Solo, Prabowo mengatakan ia ingin maju sebagai Calon Presiden (Capres) dari partainya sendiri.
“Ya partai saya mencalonkan saya sebagai Capres dan partai saya agak kuat sekarang” kata Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo.
Mengenai siapa yang akan mendampinginya, Prabowo masih akan melihat perkembangan dinamika politik di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Mengingat masih ada waktu 5 bulan untuk masa pendaftaran.
“Kita lihat perkembangan masih lama pendaftaran Oktober lama. Daftarnya kalian tahu semua,” kata dia.
Baginya harus ada pilihan dalam kontestasi politik. Hal ini merupakan suatu yang biasa dalam demokrasi.
“Ini saya kira memang harus punya pilihan itu kan demokrasi jadi kita lihat perkembangan. Kita lihat dinamika yang penting semuanya berorientasi kepada kita. Kepentingan Nasional dan kepentingan rakyat saya kira itu intinya,” jelas Prabowo.
“Ini biasa dalam demokrasi politik ada pencapresan ada ini itu, ya kita jalankan,” tutur dia.
Terkait komunikasi dengan PDIP, Prabowo jutsru mengatakan yang paling penting ialah elektabilitas Gibran. Begitu pun komunikasi dengan koalisi besar
“Perkembangan nanti dinamika tapi kan beliau sudah dicalonkan capres. Jangan berandai-andai yang penting ini semua Mas Gibran surveinya naik terus,” ujar dia.
“Sejuah ini komunikasi dengan koalisi partai besar? Ya jalan terus komunikasi berjalan terus,” sambungnya.







