JAKARTA, MettaNEWS – Pertamina berkomitmen menghadirkan bahan bakar ramah lingkungan. Diesel Dual Fuel (DDF) yakni kombinasi solar dan compressed natural gas (CNG), hingga tahun 2025 untuk 300 mobil tangki di seluruh Indonesia.
Implementasi roadmap DDF hingga tahun 2025 merupakan sinergi antara PT Pertamina Patra Niaga (PTPN) selaku pengelola Mobil Tangki Logistik dan PT PGN Tbk. (PGN) selaku penyedia CNG.
Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Erry Widiastono, Direktur Utama PGN M Haryo Yunianto dan Direktur Utama PTPN Alfian Nasution, menandatangani kesepakatan tersebut di Jakarta, Senin (30/1/2023).
Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Erry Widiastono mengatakan telah sukses melakukan uji coba implementasi DFF pada 3 mobil tangki di akhir tahun 2022. Pertamina melanjutkan program ini sebagai wujud komitmen Pertamina mendukung pengurangan emisi dan Net Zero Emission Tahun 2060.
“Tahun ini targetnya 89 mobil tangki, beroperasi di tiga kota besar. Yakni Integrated Terminal Jakarta, Semarang dan Surabaya,” ujar Erry, ketika menghadiri penandatanganan Roadmap Implementasi DDF.
Sesuai roadmap, target selanjutnya di tahun 2024 sebanyak 200 mobil tangki, Tahun 2025 sebanyak 300 mobil tangki. Adapun potensi CNG mencapai 200 MMBTUD pada tahun 2023. Serta 450 MMBTUD pada tahun 2024 dan 674 MMBTUD pada tahun 2025.
Pertamina Sebut DDF Ramah Lingkungan
Erry menambahkan, penggunaan bahan bakar DDF memiliki beberapa keunggulan yakni aman, ramah lingkungan dan lebih ekonomis. Sehingga bisa untuk kendaraan pengangkut logistik. Nantinya, pihaknya berharap bahan bakar ramah lingkungan ini bisa menjadi pilihan untuk kendaraan-kendaraan lainnya.
“Berdasarkan uji coba di lapangan, sistem DDF memberikan efisiensi hingga 30% serta lebih ramah lingkungan. Kurang lebih menghasilkan emisi karbon 15 -20% lebih rendah daripada menggunakan BBM,” tutur Erry.
Komponen dalam sistem DDF juga sudah terstandarisasi secara nasional dan internasional. Di antaranya standar ISO 11439 untuk tabung CNG dan sertifikasi uji instalasi dari Kementerian Perhubungan.
“Keamanan dan keandalan sistem DDF ini sudah terjamin, sehingga aman mobil tangki yang mengangkut BBM maupun LPG,” tandas Erry.







