Pegadaian Kanwil XI Semarang Optimis Capai Target Pendapatan 2022

oleh
oleh
pegadaian semarang
Rakorwil Pegadaian Kanwil XI Semarang | Foto : dok. Pegadaian Kanwil XI Semarang

SOLO, Metta NEWS – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah XI Semarang yang membawahi provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (Jateng-DIY) optimis capai  target pendapatan pada tahun 2022 ini. 

Hal tersebut disampaikan Pemimpin Wilayah XI Semarang Edi Sarwono, pada Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang diadakan di Solo selama tiga hari, Kamis-Sabtu, 13-15 Januari 2021.

Edi Sarwono menjelaskan rapat kerja wilayah merupakan agenda tahunan di awal tahun untuk memulai pekerjaan perusahaan di tahun berjalan dan rakorwil ini ditentukan oleh rakornas. 

“Rakorwil ini untuk mengawal program – program kerja di tahun berjalan, agar bisa tersampaikan dengan tepat dan baik yang dilaksanakan di tahun 2022,” jelas Edi, Kamis (13/1).

Edi menyampaikan bahwa Pegadaian yang bergerak dalam sektor keuangan menjadi salah satu sektor yang terdampak pandemi Covid-19 seperti sejumlah sektor perekonomian lain. 

“Pandemi ini cukup berpengaruh pada pendapatan Pegadaian. Akibatnya laba perusahaan terkoreksi dan beberapa program tidak tercapai,” ungkapnya. 

Meskipun terkoreksi lumayan, Edi menerangkan laba Pegadaian Kanwil XI Semarang tetap dapat tercapai hingga 99 persen dari target yang ditetapkan pada 2021. 

“Secara umum laba kita tidak terkoreksi terlalu jauh. Capaian 99% ini realisasinya sebesar Rp 627 miliar,” terang Edi.

Untuk mengejar capaian target tahun ini, pihaknya mengajak Pegadaian seluruh area Jateng-DIY untuk fokus bergerak bersama untuk menyelesaikan target. Dengan melakukan program pemasaran secara masif, mendorong penjualan dan optimalisasi sumber-sumber perusahaan.

“Tahun ini target outstanding kita Rp 5,7 triliun, jadi kita harus mampu mengumpulkan pinjaman kita yang beredar di masyarakat dengan jumlah tersebut,” ungkapnya.

Target ini, kata Edi, menurun bila dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 6 triliun.

“Rasionalisasi target ini kita sesuaikan dengan kondisi ekonomi saat ini. Pandemi masih belum berakhir. Dampak pada mitra secara otomatis memberi efek juga pada Pegadaian,” tutur Edi. 

Edi menerangkan, untuk mencapai target-target Pegadaian di tahun ini, telah disiapkan beberapa cara diantaranya adalah  tetap menjaga inti usaha yakni gadai dan fokus pada menambah pelanggan baru. 

“Tetap menjadi favorit adalah program gadai emas atau perhiasan yang memberi kontribusi sampai 90 persen. Memang Pegadaian sejatinya melayani masyarakat yang membutuhkan transaksi cepat melalui gadai,” pungkas Edi.