Mobil Bengawan Formula Student UNS sabet award FSAE Japan 2023

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Tim Bengawan Formula Student UNS berhasil memboyong award dan meraih peringkat tinggi. Pada ajang kompetisi Formula SAE (FSAE) Japan 2023 yang diadakan di Jepang pada akhir Bulan Agustus kemarin.

Dalam ajang ini Tim Bengawan Formula Student UNS berhasil menyabet juara 3 pada CAE Award, top 5 aerodynamics awards, dan top 5 ergonomics awards yang bersaing dengan 76 tim universitas internasional lainnya. Tim ini juga berhasil mencatat record race terbaik dari Indonesia dengan waktu 1 menit 14 detik.

Formula SAE Japan merupakan ajang kompetisi mobil balap formula buatan mahasiswa bergengsi tingkat internasional. Penyelenggara kompetisi ini adalah JSAE (Japan Society of Automotive Engineers). Yang sudah expert (ahli) dalam bidang otomotif. Kompetisi ini telah berlangsung sejak tahun 2003. Banyak universitas internasional, mulai dari Asia, hingga Eropa yang mengikuti kompetisi ini.

Selain itu, Formula SAE Japan ini juga merupakan kompetisi yang bergengsi di Jepang. Karena didukung oleh pabrikan otomotif raksasa, seperti Toyota, Honda, Suzuki, Mitsubishi, Nissan, dan perusahaan lainnya.

Tim ini berangkat dengan dipimpin oleh General Manager Tegar Aryoseno. Dengan dua dosen pendamping, yaitu Prof. Ubaidillah dan Prof. Agung Tri Wijayanta.

Mobil Bengawan Formula Student UNS | dok Tim Bengawan Formula

Sebanyak 76 tim mengikuti Formula SAE 2023 ini. Dengan peserta dari berbagai negara, seperti Jepang, China, Indonesia, Thailand, Bangladesh, dan lainnya. Dalam perlombaan ini, terdapat dua kategori, yaitu Static dan Dynamic Event. Dengan Presentation Event (Business Plan), Cost & Manufacturing Event, Design Event. Dan Special Award merupakan bagian dari Static Event. Sebelum tim dapat mengikuti Dynamic Event, tim harus melewati Technical Inspection terlebih dahulu.  Terdiri dari Inspeksi Mobil, Egress & Flag Test, Tilt test, Noise Test, dan Brake Test. Acceleration, Skid Pad, Autocross, Endurance, dan Efficiency merupakan bagian dari Dynamic Event.

General Manager Tegar Aryoseno Tim Bengawan Formula Student UNS menjelaskan merupakan UKM tim dari UNS yang mengikuti kompetisi Formula SAE Japan 2023.

“Tim inti 23 mahasiswa yang berjuang ke Jepang sebanyak 15 mahasiswa. Dan sisanya tetap berjuang dari tanah air. Tim ini memiliki anggota yang berasal dari berbagai fakultas, seperti: Teknik, FKIP, Hukum, dan lainnya,” ujarnya.

Tegar mengatakan ada 2 bagian tim inti yakni teknis dan non teknis.

“Semua anggota dalam tim memiliki kontribusi dan kerja sama untuk berjalannya dan kelancaran tim saat berlomba,” kata Tegar.

Dari tahun 2016, pertama kali Tim Bengawan Formula Student UNS mengikuti FSAEJ progress tim ini terus meningkat pesat. Pada tahun 2018 tim ini mendapatkan JAMA Chairman Awards. Dan pada tahun 2023 mendapatkan juara 3 Special Award Computer Aided Engineering (CAE),  top 5 aerodynamics awards, dan top 5 ergonomics awards. Selain itu, peningkatan pesat Static Event di Cost & Manufacturing Event.

“Ini merupakan awal yang baik karena Tim Bengawan Formula Student UNS telah vacuum dan tidak mengikuti kompetisi selama 3 tahun lamanya. Pada tahun ini kami berhasil mendapatkan award yang bersaing dengan 76 tim universitas internasional lainnya. Selain itu, hanya ada dua tim dari Indonesia yang berhasil lolos kualifikasi, yaitu UNS (Universitas Sebelas Maret) dan ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember),” paparnya.

Tim Bengawan Formula UNS

Tegar mengungkapkan, Tim Bengawan Formula Student UNS merupakan satu-satunya tim dari Indonesia yang lolos tahap technical inspection. Dan berhasil hingga tahap endurance serta bersaing dengan 37 tim internasional lainnya yang lolos tahap endurance.

“Memang berat, tetapi Alhamdulillah kami berhasil mendapatkannya. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih pada kampus UNS, sponsor, dan pihak lainnya yang telah mendukung penuh keberjalanan tim ini,” urainya.

Tegar juga menyampaikan terima kasih pada teman-teman tim karena telah bekerja keras dan bekerja sama selama setahun ini. Dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan tim, mulai dari dokumen, presentasi, hingga mobil formula untuk berlaga di Jepang.

“Harapan saya kedepannya tim dapat terus meningkatkan performa dan inovasi mobilnya untuk kompetisi FSAE selanjutnya. Untuk mencapai peringkat lebih tinggi, baik pada Static Event dan Dynamic Event,”  ungkap Tegar.

Sementara itu, Prof Ubaid menyampaikan kemenangan tersebut tak luput dari hasil kerja keras dan kerja sama seluruh Tim Bengawan Formula Student UNS selama satu tahun ini. Baik yang berangkat, maupun yang tidak berangkat ke Jepang.

“Jurinya sangat berpengalaman dan rata-rata kepala jurinya berusia di atas 75 tahun. Ini merupakan berita yang menggembirakan karena kita bisa mendapatkan penghargaan itu.” ungkap Prof. Ubaid.

Tim ini melakukan berbagai inovasi dari segi desain dan manufaktur. Mulai dari perubahan desain chassis (rangka) mobil agar lebih kuat, aerodynamic devices untuk downforce, desain kaki-kaki, hingga part di engine.

“Tahun selanjutnya kami merencanakan akan ada driver perempuan.” ungkap Prof. Agung Tri Wijayanta.