Mey Mey Goes To Kampoeng Hadirkan Dr. Siti Marifah dalam Seminar Kiat Wanita Sukses Ikhtiar Menjemput Rezeki Memantaskan Usaha

oleh
oleh
Meymey Goes to Kampoeng (MGK) menggelar seminar “Kiat Wanita Sukses: Ikhtiar Menjemput Rezeki, Memantaskan Usaha” di rumah dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung, Senin (22/4/2024) | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Berkomitmen pada pemberdayaan wanita Indonesia melalui pelatihan keterampilan, kursus dan lokakarya, Mey Mey Goes to Kampoeng (MGK) menggelar seminar “Kiat Wanita Sukses: Ikhtiar Menjemput Rezeki, Memantaskan Usaha” di rumah dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung, Senin (22/4/2024).

Seminar Kiat Wanita Sukses ini menghadirkan penulis buku Ikhtiar Menjemput Rezeki, Memantaskan Usaha, Dr. Siti Marifah SH MH (Komut PT Askrindo Syariah Financing Guarantee), Dr. Antoni Ludfi Arifin (Lecturer, book writer), Patrick Rimba (Marketing Director PT. DSN), Maliyana Nur Wijayanti (Ketua Komite Bidang Kewirausahaan, UMKM dan Koperasi Kota Surakarta), Inda D Hasman (Dewan Pengawas BPJS Kesehatan).

Owner Mey Mey Group Meliana Halim mengatakan, dengan Meymey Goes to Kampoeng, kami berkomitmen dalam pergerakan pemberdayaan wanita yang dimulai di Kota Solo.

“Kami berharap acara seminar ini mampu menjadi wadah yang bermanfaat bagi kita semua. Untuk saling belajar, bertukar pikiran memperluas wawasan dan membangun masa depan yang lebih baik,” harap Meliana.

Sebanyak 180 ibu-ibu mewakili dari 5 Kecamatan di Solo memeriahkan seminar Kiat Wanita Sukses tersebut.

“Ibu-ibu yang hadir di sini adalah energi yang menggerakkan ekonomi Kota Solo melalui usaha kecil yang menopang pendapatan keluarga, dan secara makro pendapatan di kota ini. Semoga acara ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi kita semua,” tuturnya.

Sebagai keynote speaker, Dr. Siti Marifah SH MH membuka seminar dengan menyampaikan filosofi Jawa, Urip Iku Urup.

“Menuju Kota Solo, ada hal yang menarik yang saya baca itu ada filosofi Jawa, Urip Iku Urup. Hidup harus menyala, memberi kehidupan, bermanfaat bagi sesama. Ibu-ibu merupakan tonggak Sejarah, yang nanti akan berperan adalah ibu-ibu. Ini adalah Kartini pada masa sekarang, ini menjadi kesempatan untuk bisa membuat sebuah acara yang menurut saya luar biasa,” terangnya.

Putri Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin ini mengatakan buku tentang menjemput rezeki dan memantaskan usaha ini berkenaan dengan langkah-langkah untuk mengembangkan sebuah usaha.

“Yang mungkin selama ini ada yang memiliki basis ilmu tapi tidak bisa melakukan langkah-langkah karena belum pernah berpengalaman. Ada yang sudah berpengalaman berjualan misalnya tetapi tidak memiliki ilmunya. Oleh karena ini penting sekali memadukan keilmuan dan juga hal-hal yang praktis karena masing-masing memiliki kelebihan,” urainya.

Siti menyebut ibu-ibu di masa pandemi ini lewat UMKM nya justru yang paling bertahan dalam melewati masa-masa ekonomi yang sangat kritis.

“Itu terbukti di Indonesia itu justru UMKM ini yang tumbuh berkembang dan itu kebanyakan pemerannya adalah ibu-ibu.  Tentu kita perlu langkah-langkah, ilmunya, sarana untuk mengembangkan agar produk-produknya ini lebih bagus,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut hadir Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang sempat berbincang dengannya. Siti mengatakan pada perbincangan dengan putra Presiden Jokowi tersebut banyak membahas soal kemasan produk untuk meningkatkan penjualan.

“Soal packaging yang mungkin menjadi kendala di industri kita, kurang menarik dari sisi tampilan.  Tadi juga kami sampaikan ke Mas Wali mudah-mudahan dengan beliau akan menjadi pemimpin Indonesia menjadi perhatian tentang pemberdayaan Perempuan. Insyaallah ini menjadi program beliau selain juga tadi pengembangan ekonomi ke Masyarakat. Kita berikan masukan untuk pemutaran sektor ekonomi ini lebih menguatkan UMKM,” kata Siti.

Salah satu pemateri, Dr. Antoni Ludfi Arifin menambahkan, Meymey Goes to Kampoeng sebagai program yang luar biasa.

“Semua program pemberdayaan Masyarakat itu harus kita dukung. Terutama pemberdayaan Perempuan dan UMKM menjadi lokomotif pendapatan keluarga. Dengan ikthiar kita memastikan nilai-nilai Kartini bisa kita implementasikan. Dalam dunia bisnis kejujuran adalah nomor satu terutama bila menyangkut produk. Kolaborasi juga penting bagaimana UMKM bisa mempunyai market untuk meningkatkan pendapatannya,” pungkasnya.