SOLO, MettaNEWS – Sudah masuk liburan sekolah tidak perlu bingung mau main kemana, untuk pertama kalinya di Kota Solo, Dino Forest hadir di The Park Mall Solo Baru. Memberikan petualangan baru bagi anak-anak dan keluarga, Wahana Petualangan Dino Forest hadir selama 1 bulan pada 23 Juni hingga 23 Juli 2023 di Main Atrium The Park Mall Solo.
Perwakilan Provaliant selaku pengelola Dino Forest, Ryan Darius menjelaskan sebelum ke Solo, Dino Forest telah mengisi beberapa kota. Seperti Surabaya, Samarinda, Bontang, Palembang, Bengkulu, Cirebon, Semarang.
“Konsepnya secara garis besar adalah wahana yang mengdukasi anak-anak. Mereka tidak hanya berinteraksi dengan hewan purba yang sudah punah. Tapi juga mendapat pengetahuan si dino ini makanannya apa, kebiasaannya apa. Pengetahuan tentang hewan purba ini,” jelas Ryan.
Selama 20 menit pengunjung Dino Forest akan merasakan sensasi berada dalam hutan penuh dengan Dinosaurus.
Suara raungan dan besarnya Dinosaurus yang menghentakkan kaki dan mengibaskan ekornya membuat detak jantung penonton berlompatan.
Namun hal ini tidak berlaku untuk anak-anak. Yang tampak antusias dan tidak takut sama sekali. Bahkan saat Dinosaurus jenis Tyrex mendekatkan kepalanya yang besar ke anak-anak malah berteriak heboh.
“Seru banget. Beneran asyik dan heboh heboh banget. Dinosaurusnya gede sekali. Ga takut malah seru pokoknya,” kata Arvino Juna (10 tahun) yang mencoba wahana Dino Forest, Jumat (23/6/2023).
Murid SD Marsudirini ini mengaku senang dan puas. Melihat pertunjukan hebat dari dinosaurus-dinosaurus ini.
Juna bercerita pada Dino Forest ada 3 Dimosaurus yang berukuran hampir seperti aslinya.
“Ada baby dino, telur dino yang besar banget dan Tyrex yang sangat besar dan.galak. Hebat banget dinosaurusnya,” kata Juna.
Sementara itu, Bussiness & Marketing Director The Park Mall, Danny Johannes berharap wahana Dino Forest bisa menjadi pilihan untuk mengisi liburan anak-anak.
“Mengisi liburan dengan edukatif dan pengalaman seru. Ini pertama kalinya di Solo dan sekitarnya. Ini waktu yang pas untuk anak-anak sekolah karena sudah libur. Anak-anak sambil bermain bisa mengenal peradaban masa lampu yang sudah punah,” pungkasnya.








