Libur Lebaran 1447 H, Lalu Lintas Tol Solo–Ngawi Tembus 258 Ribu Kendaraan, Naik 61 Persen

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS  — PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mencatat lonjakan signifikan volume lalu lintas selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Tercatat sebanyak 258.257 kendaraan melintas di Jalan Tol Solo–Ngawi sepanjang H-10 hingga H-2 Lebaran atau pada 11–19 Maret 2026.

Rata-rata kendaraan yang melintas mencapai 28.695 unit per hari. Angka ini meningkat 61 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya 159.922 kendaraan atau sekitar 17.769 kendaraan per hari. Jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025, terjadi kenaikan sebesar 5 persen dari total 245.133 kendaraan.

Lonjakan arus lalu lintas juga terjadi pada kendaraan yang keluar melalui seluruh gerbang tol di ruas Solo–Ngawi, yakni Gerbang Tol Bandara Adi Soemarmo, Ngemplak, Gondangrejo, Karanganyar, Sragen, Sragen Timur, dan Ngawi. Total kendaraan keluar tercatat sebanyak 266.840 unit atau rata-rata 29.649 kendaraan per hari.

Jumlah tersebut meningkat 33 persen dibandingkan kondisi normal sebesar 199.972 kendaraan. Sementara jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun lalu, terjadi kenaikan sebesar 1,5 persen dari 262.749 kendaraan.
Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama selama periode libur Lebaran.

“PT JSN berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman dan lancar bagi seluruh pengguna jalan tol. Kami memastikan kesiapan personel, infrastruktur, serta optimalisasi layanan rest area agar pengguna jalan dapat beristirahat dengan nyaman,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, PT JSN menyiagakan personel operasional selama 24 jam di seluruh ruas tol. Kesiapan tersebut meliputi petugas lalu lintas, transaksi, hingga tim pemeliharaan jalan guna memastikan kondisi jalan tetap laik dan aman dilalui.

Selain itu, layanan di rest area juga dioptimalkan, mulai dari fasilitas toilet, area parkir, hingga sarana penunjang lainnya. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengguna jalan selama perjalanan jarak jauh.

Dari sisi keselamatan, ruas Tol Solo–Ngawi telah dilengkapi dengan berbagai standar pelayanan minimal seperti rambu dan marka jalan, pemantauan CCTV, serta kesiapsiagaan petugas di lapangan.
PT JSN juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait dalam memantau kondisi lalu lintas guna mengantisipasi potensi kepadatan selama arus mudik Lebaran.

Tingginya volume kendaraan ini menunjukkan peran strategis Jalan Tol Solo–Ngawi sebagai infrastruktur vital yang menghubungkan wilayah Boyolali, Solo, Karanganyar, Sragen hingga Ngawi, sekaligus memperkuat konektivitas antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

PT JSN mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, kecukupan saldo uang elektronik, serta bahan bakar sebelum perjalanan. Pengguna juga diingatkan untuk beristirahat di rest area apabila merasa lelah dan tetap mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.