SOLO, MettaNEWS – Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengaku kecewa dengan hasil imbang yang diraih timnya dalam laga terbaru. Hasil tersebut dinilai menghambat upaya tim untuk memperkecil jarak poin dengan para pesaing di papan klasemen.
Dalam sesi konferensi pers, Stefan menyebut bahwa pertandingan ini seharusnya bisa dimenangkan mengingat banyaknya peluang yang tercipta. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal menjadi kendala utama.
“Kami sebenarnya punya banyak peluang untuk mencetak gol, dari Cruz, Dias, hingga Yudal Kansa. Tapi sayangnya tidak bisa dimaksimalkan,” ujar Stefan.
Selain itu, ia juga menyoroti kesalahan sendiri yang kembali terjadi, mirip dengan pertandingan sebelumnya di putaran kedua. Menurutnya, hal ini menjadi pekerjaan rumah penting bagi tim yang baru promosi dan masih banyak diperkuat pemain dari Liga 3.
“Kita ini tim baru, banyak pemain regulasi dari Liga 3. Tapi saya tetap apresiasi kerja keras para pemain yang sudah berusaha maksimal,” tambahnya.
Hasil imbang ini membuat Kendal Tornado FC harus segera berbenah jelang laga berikutnya melawan Kudus. Stefan menegaskan bahwa evaluasi akan menjadi fokus utama tim.
Sementara itu, pemain Kendal Tornado FC, Akbar Firmansyah, juga mengungkapkan rasa kecewanya atas hasil yang diraih di kandang sendiri.
“Ini hasil yang cukup mengecewakan, apalagi kita bermain di kandang. Seharusnya dengan banyak peluang, kita bisa memenangkan pertandingan,” kata Akbar.
Meski demikian, ia tetap mengajak tim untuk bersyukur dan fokus pada pertandingan selanjutnya. Akbar juga menilai adanya perbedaan kualitas kedalaman skuad menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil laga.
Stefan juga menambahkan bahwa tren positif tim sebelumnya, yakni enam pertandingan tanpa kekalahan, sempat terhenti akibat jeda kompetisi yang cukup panjang. Hal ini membuat tim harus kembali beradaptasi dari awal.
“Ini jadi pelajaran penting buat kami. Mungkin ada sedikit rasa puas dari pemain, dan ini harus segera diperbaiki,” tegasnya.
Ke depan, Kendal Tornado FC menargetkan hasil maksimal dalam lima pertandingan tersisa. Stefan menekankan bahwa tim tidak boleh meremehkan lawan, termasuk tim-tim yang berada di bawah klasemen.
“Kalau ingin naik, kami harus sapu bersih pertandingan. Tidak bisa bergantung pada hasil tim lain,” pungkasnya.
Laga selanjutnya, Kendal Tornado FC dijadwalkan menghadapi Kudus pada awal April, yang akan menjadi ujian penting bagi konsistensi performa tim.








