Jengkel Isu PKI Kembali Diangkat, Gibran Tantang Adu Program

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menegaskan untuk tidak menggoreng lagi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) hingga PKI mendekati tahun Pemilu 2024.

Gibran menyampaikan hal tersebut saat menanggapi pertanyaan wartawan, Selasa (2/5/2023) soal cuitannya di Twitter lewat akun pribadinya @gibran_tweet.

Cuitan Gibran tersebut membalas akun twitter @budi** yang menuding Gibran sebagai keturunan PKI Solo. Menurutnya, pembahasan PKI itu merupakan cara kampanye hitam masa lalu sehingga tidak perlu diulangi lagi.

“Adu gagasan, adu ide, program-program visi-misi. Buka malah nuding itu PKI, itu kafir. Zaman dulu jangan diulangi lagi,” kata Gibran di Balai Kota Solo, Selasa (2/5/2023).

Menurut Gibran memasuki tahun politik akan lebih bermanfaat membahas pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Selain itu juga bisa membahas UMKM dan energi terbarukan.

“Bahas pemulihan ekonomi, energi terbarukan, UMKM, banyak sebetulnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gibran dengan tegas membalas netizen yang menyinggung soal PKI Solo dan Pancacina.

Cuitan akun @budi*** berisi :

“Halo turunan pki solo
Pancacina
1.keatheisan yang maha esa
2.kebiadaban berabad-abad
3.Persatuan cina-cina
4.kerakyatan yang dipimpin oleh republik rakyat cina
5.keadilan sosial bagi seluruh konglomerat cina,” cuit akun @budi***

Gibran langsung tegas merespon cuitan itu langsung direspon Gibran. Gibran menyebut bahwa isu PKI tersebut sudah terbukti 2x kalah pada tahun-tahun sebelumnya.

“Bilang ke korlap lu. Serangan2 seperti ini udah kalian lakukan di 2014 dan 2019. Sudah terbukti 2x kalah dan masyarakat tidak simpatik. Masa mau lu ulangin lagi pola seperti ini di 2024?

“Ya, itu cukup jelas tidak perlu saya klarifikasi atau statement. Ya jawaban ke orang itu (akun @budi***),” tegasnya.