SOLO, MettaNEWS – Taman Budaya Jawa Tengah di Solo, Sabtu (19/8/2023) malam, memulai pameran seni rupa. Sekitar 100 seniman memamerkan karya mereka, mayoritas bertutur sesuatu tentang Jawa Tengah.
“Peserta pameran dari seluruh Indonesia. Tapi ini tentang Jawa Tengah, karena memang kami selenggarakan untuk menghormati Gubernur Ganjar Pranowo yang berakhir masa jabatannya tanggal 5 September ini,” tutur Teguh Prihadi, ketua panitia.
Teguh memaparkan, pameran terselenggara atas kerja sama Yayasan Kesenian Nusantara dengan Kelompok Seni Rupa Jateng Gayeng.
“Kami mengundang Pak Ganjar Pranowo untuk membuka pameran, tapi beliau berhalangan karena ada kegiatan di Brebes. Tapi seperti kita lihat, animo masyarakat dan para pecinta seni cukup tinggi. Banyak yang hadir,” ujarnya.
Dari yang tampak terpampang di ruang galeri, sebagian karya seni adalah lukisan berbagai gaya dan aliran. Sedikit karya patung, uniknya terbuat dari bubur kertas, ikut meramaikan pameran.

Teguh Prihadi memaparkan, seniman di Jawa Tengah mengapresiasi peran Ganjar yang melalui berbagai cara, banyak mendukung para seniman.
Sewajarnya, di akhir masa jabatan yang tinggal hitungan hari, mereka menggelar pameran karya. Selain sebagai rasa terimakasih, juga wujud ekspresi seniman tentang Jawa Tengah dari berbagai sudut pandang.
“Meski, beginilah seniman. Ada beberapa karya yang sepertinya memuat sanggit dari ekspresi dan harapan mereka. Misalnya ada lurik, garis-garis hitam putih, dan yang lain lagi. Silakan melihat dan mengartikan sendiri,” pungkas Teguh.









