Ikuti Jejak Ayah, Putri Puspo Wardoyo, Shafiyyatul Rahil di Usia 24 Tahun Buka Sedjati-ne Coffee and Pastry 

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS — Jejak bisnis kuliner keluarga Wong Solo Group mulai diikuti generasi berikutnya. Shafiyyatul Rahil Puspo Wardoyo, putri pengusaha kuliner Puspo Wardoyo, mulai merintis bisnis kuliner sendiri melalui Sedjati-ne Coffee and Pastry di kawasan Pabelan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Menariknya, di usia yang baru menginjak 24 tahun, Rahil memilih mengembangkan usaha yang sejalan dengan minat sekaligus latar belakang pendidikannya di bidang tata boga.

Sedjati-ne Coffee and Pastry resmi menggelar grand opening pada 3 Oktober 2026. Kafe yang berada di Jalan Raya Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, tersebut mengusung konsep outdoor dan menyasar berbagai kalangan, mulai dari anak muda, mahasiswa hingga keluarga.

Rahil merupakan lulusan Tata Boga pada 2024. Bekal pendidikan tersebut kemudian menjadi salah satu modalnya untuk mengembangkan bisnis kuliner yang kini mulai dirintisnya.

Melalui Sedjati-ne Coffee and Pastry, Rahil ingin menghadirkan tempat berkumpul yang bukan hanya menawarkan beragam pilihan makanan dan minuman, tetapi juga suasana nyaman untuk bersantai bersama teman maupun keluarga.

Kembangkan Bisnis Sesuai Hobi dan Pendidikan

Bagi Rahil, bisnis coffee menjadi salah satu cara untuk menyalurkan ketertarikannya terhadap dunia kuliner. Sedjati-ne Coffee and Pastry hadir dengan konsep outdoor yang mengedepankan suasana santai, sekaligus menawarkan cita rasa yang jujur dan autentik.

Berbeda dari kafe pada umumnya, Sedjati-ne memiliki area outdoor yang dilengkapi panggung kecil untuk pertunjukan musik. Konsep tersebut menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkan kepada pengunjung.

“Sedjatine ini dibuat berbeda, yakni outdoor dan lokasinya strategis dan berdekatan dengan Black Steel Padel Solo sehingga orang-orang yang selesai main padel bisa nongkrong di sini, dan juga ini berdekatan dengan kawasan kampus,” ujar Rahil kepada wartawan, Minggu (4/10/2026).

Rahil berharap Sedjati-ne Coffee and Pastry dapat menjadi pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama teman maupun keluarga.

Ia juga ingin mengembangkan usaha tersebut agar semakin dikenal luas oleh masyarakat, khususnya di wilayah Solo dan sekitarnya.

Dekat Kampus dan Tempat Olahraga

Salah satu keunggulan yang ditawarkan Sedjati-ne Coffee and Pastry adalah lokasinya yang strategis. Kafe tersebut berada di Jalan Raya Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, dan berdekatan dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) serta Blacksteel Padel Solo.

Pemilihan lokasi tersebut diharapkan dapat menjangkau berbagai kalangan.

Mahasiswa dapat memanfaatkan Sedjati-ne sebagai tempat mengerjakan tugas maupun berkumpul. Sementara pengunjung yang selesai berolahraga dapat bersantai sambil menikmati makanan dan minuman.

“Kami ingin Sedjati-ne menjadi tempat yang nyaman untuk berbagai kalangan. Lokasinya dekat dengan kampus dan tempat olahraga, sehingga pengunjung bisa datang untuk nongkrong, mengerjakan tugas, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga,” kata Rahil.

Selain lokasi yang mudah dijangkau, Sedjati-ne juga menyediakan area parkir yang cukup luas untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

Ada Kopi, Matcha hingga Pastry, Harga Mulai Rp21 Ribu

Sedjati-ne Coffee and Pastry buka mulai pukul 17.00 hingga 23.00 WIB. Kafe ini menyediakan beragam pilihan menu, mulai dari kopi, teh, matcha, minuman non-coffee, hingga aneka pastry dan dessert.

Sejumlah minuman khas yang ditawarkan antara lain Sedjatine Legi, Sedjatine Creamy, dan Sedjatine Berry. Pengunjung juga dapat memilih menu seperti Stroberi Matcha dan Americano.

Harga menu yang ditawarkan relatif terjangkau, yakni mulai sekitar Rp21 ribu.

Dengan konsep tersebut, Rahil berharap Sedjati-ne Coffee and Pastry dapat menjadi tempat nongkrong yang nyaman sekaligus menyenangkan bagi para pengunjung.

“Ya ini menjadi pilihan karena lokasinya strategis di Jalan Raya Ahmad Yani, terlebih memiliki area parkir yang luas dan mudah dijangkau,” pungkasnya.

Kehadiran Sedjati-ne Coffee and Pastry menjadi langkah awal Rahil untuk mengembangkan usaha kuliner yang telah menjadi minatnya sejak menempuh pendidikan tata boga.

Mengusung konsep outdoor, pilihan menu yang beragam, panggung musik, serta lokasi yang berada di dekat kampus dan tempat olahraga, Rahil ingin menjadikan Sedjati-ne bukan sekadar tempat makan dan minum, tetapi juga ruang berkumpul yang nyaman bagi masyarakat.

Di sisi lain, bisnis tersebut menjadi babak baru bagi putri Puspo Wardoyo untuk membangun usaha kuliner dengan identitasnya sendiri, sekaligus meneruskan jejak keluarga di industri kuliner.