SOLO, MettaNEWS – Kejuaraan tenis meja Perkumpulan Masyarakat Solo (PMS) Open Danrem 074/Warastratama Cup 2022 telah sukses digelar, pertandingan tenis meja tersebut berlangsung selama dua hari Sabtu dan Minggu, 4 – 5 Juni 2022 di di Gedung PMS Solo.
Diikuti sebanyak 411 atlet tenis meja dari wilayah Solo dan berbagai kota di Jakarta, Jabar, Jatim, DIY dan Bali, yang dibagi menjadi 7 kategori.
Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Achiruddin mengatakan event ini adalah perdana kolaborasi antara PMS dengan Korem 074/Warastratama.
“Antusias peserta sangat bagus jadi harapan kami akan menjadi agenda tahunan dalam rangka HUT Korem 074/Warastratama,” ungkapnya.
Achiruddin berharap ajang kompetisi ini bisa menjadi wahana mengasah ketrampilan dan prestasi atlet tenis meja, sekaligus bentuk bakti Korem ikut serta memajukan prestasi olah raga di daerah.
Selanjutnya Sumartono Hadinoto dari PMS menyampaikan kebanggaannya digelarnya kejuaraan PMS Open Danrem 074/Warastratama ini, menurutnya kegiatan ini akan memotivasi para atlet lebih berprestasi.
“Atlet butuh tempat bertanding, maka selalu perlu ada kejuaraan seperti ini untuk mengasah teknik dan mentalitas.” Ungkapnya.
Melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi, pihak PMS berencana membuka Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tenis meja sebagai tempat menggembleng atlet tenis meja kota Solo.
Kejuaraan PMS Open Danrem074/wrt yang bekerjasama dengan PMS, PTMSI dan KONI Solo, mempertandingkan 7 kategori mulai dari kelompok usia KU putra putri 12 dan 17 tahun, kategori umum dan veteran, dan juga kategori TNI polri untuk memperebutkan hadiah total 14 jutaan.
Antonius menambahkan, nantinya untuk penjaringan atlet akan diseleksi, untuk mengisi Pusdiklat Tenis meja PMS terutama di KU 17 tahun.
Edi, juara pertama kategori veteran dari Bandung mengaku semula tidak target untuk juara, namun akhirnya ia berhasil unggul.
“Saya senang sekali bisa ikut dalam kejuaraan ini, terima kasih pak danrem sudah menggelar ajang seperti ini, apalagi ada kategori veteran, kan saya bisa ikut, semoga event ini bisa rutin setiap tahun,” ungkap Edi.







