SOLO, Metta NEWS – Palang Merah Indonesia (PMI) Solo, adakan pengambilan sampel swab acak pada pasien di Griya PMI Peduli Mojosongo, juga penyemprotan desinfektan, Kamis (10/3/2022).
Pengambilan sampling swab ini sebagai langkah evaluasi dari pekan kemarin dimana banyak pasien di Griya PMI Peduli terpapar Covid-19. Pelaksanaan samping swab ini mengambil 4 staf dan 10 orang dari warga griya yang sudah isolasi mandiri (isoman) selama 10 hari.
Kepala Bagian Pelayanan Kesehatan Dokter Arina Hidayati menuturkan sebelumnya total warga yang positif di griya ada 66 orang.
“Pekan kemarin kita lakukan swab massal dan 66 orang yang terpapar ini adalah warga dari griya bahagia dan griya peduli, untuk staf griya PMI sendiri ada 9 orang, karena ini sudah 10 hari isoman jadi swab ini untuk evaluasi,” tuturnya
Dari 9 staf yang positif kemarin, dokter Arina menjelaskan sebanyak 5 staf isoman di rumah masing-masing sedangkan 4 orang lainnya melakukan isolasi di griya dan tetap merawat warga griya yang juga positif covid.
Dokter Arina menjelaskan pengambilan sampling evaluasi atau swab acak ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa nyaman dan tidak khawatir untuk staf yang tidak isoman saat kembali bekerja, juga memastikan semuanya sembuh dengan menggunakan samping sebagian warga griya.
“Apabila masih ada yang positif maka kami akan menambah waktu isoman selama 3 hari kedepan, jika hasil ini semua negatif maka kegiatan griya akan beraktivitas seperti semula” ujarnya.
Dari pantauan mettanews.id di lokasi, kegiatan pertama yang dilakukan adalah penyemprotan desinfektan di seluruh lingkungan griya PMI, setelah penyemprotan selesai kemudian pelaksanaan swab antigen.
Swab antigen dimulai dari 4 staf yang pekan kemarin isoman di griya, kemudian dilanjutkan dengan warga Griya PMI Peduli 6 orang yang digunakan sebagai sampling. Setelah semua selesai kemudian staf dan dokter mengadakan evaluasi dari hasil tersebut.








