Gelar Raker di Kali Pepe Land, Merapikan Data Anggota Jadi Program Prioritas PWI Surakarta

oleh
oleh
Raker PWI Surakarta membahas program kerja tahunan, Senin (9/1/2023) di Kali Pepe Land Boyolali | dok PWI Surakarta

SOLO, MettaNEWS – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta menggelar Rapat Kerja Tahunan, Senin (9/1/2023) bertempat di Kali Pepe Land Gagak Sipat Boyolali.

Ketua PWI Surakarta Anas Syahirul menjelaskan raker yang diikuti semua pengurus periode 2022-2027 sebanyak 60 wartawan untuk membahas program kerja tahunan.

“Ini kita membahas program-program kerja dari pengurus PWI Surakarta, untuk tahun 2023. Tadi sudah banyak usulan dari teman-teman pengurus semuanya. Mulai dari seksi kesekretariatan sampe koordinator daerah. Ada beberapa seksi dan masing-masing sudah mengusulkan program. Dan satu hal yaitu sinergi, sinergi dengan berbagai pihak menjadi salah satu hal yang utama,” ujar Anas usai raker.

Ada beberapa program kerja yang disampaikan oleh masing-masing bidang seperti pelaksanaan Hari Pers Nasional, Anjangsana silaturahmi, sarasehan Hari Pers, Pentas Ketoprak, Pameran Foto, Uji Kompetisi Wartawan (UKW) serta pendataan dan penerimaan anggota baru PWI Surakarta.

“Untuk konsentrasi hingga 2027 adalah pendataan anggota, PWI ini kan salah satu organisasi profesi wartawan yang cukup besar di Surakarta. Mungkin paling besar dan mitra-mitra kita paling percaya gitu. Pendataan anggota ini sangat krusial, pelatihan untuk temen-temen anggota PWI Surakarta. Kemudian sinergi, kolaborasi dengan stake holder wilayah,” jelasnya.

Menurut Anas pelaksanaan raker di Kali Pepe Land menjadi salah satu sinergi antara PWI Surakarta dengan mitra kerja.

“Salah satunya sinergi dengan ini Kali Pepe Land ini yang luar biasa untuk supportnya. Sebuah tempat yang sangat representatif untuk pertemuan, tempatnya juga nyaman. Dan yang penting adalah partisipasi dari Kali Pepe Land untuk menyukseskan rapat kerja PWI Surakarta ini,” papar Anas.

Selain program tersebut juga muncul wacana dari PWI Surakarta untuk membuat awarding (malam penghargaan) bagi tokoh-tokoh di Surakarta maupun yang ada di daerah lain khususnya Solo dan sekitarnya.

“Muncul wacana tentang pemberian awarding misalnya dari bidang pengembangan UMKM, dari sisi politik, kemudian dari sisi kepala daerah, kemudian juga bidang pendidikan dan lain sebagainya. Nanti tinggal kita serahkan kepada teman-teman, apakah ini akan kita laksanakan kapan? Karena dulu pernah kita mengelar dibarengkan dengan hajatan Hari Pers Nasional, atau sebagai sebuah rangkaian kegiatan. Tidak mesti harus dibarengkan tapi sebagai salah satu wujud apresiasi PWI Surakarta pada tokoh-tokoh yang menginspirasi tersebut juga menjadi program prioritas kami,” pungkas Anas.