SOLO, MettaNEWS – Solo Raya menjadi saksi semangat baru pengusaha muda dalam forum “Road to Musda Hipmi PT Jawa Tengah – Karesidenan Solo Raya” yang digelar di Garena Gaming & Community Hub, Solo Techno Park, Minggu (13/7). Mengangkat tema “Muda Berkarya, Solo Raya Berdaya: Kolaborasi Pengusaha Muda Membangun Solo Raya,” forum ini menjadi bukti konkret peran Hipmi dan Hipmi PT sebagai penggerak utama dalam pembangunan ekosistem kewirausahaan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan di wilayah Solo Raya.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pengusaha muda, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan di Solo Raya untuk membangun ekosistem wirausaha yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dalam forum ini, Hipmi dan Hipmi PT juga menegaskan perannya sebagai wadah strategis dalam mencetak pengusaha muda yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Sejumlah tokoh Hipmi hadir dan memberikan pandangan strategis tentang arah pengembangan kewirausahaan muda di daerah. Mereka di antaranya adalah Ketua Umum BPD Hipmi Jawa Tengah Teddy Tirtayadi, Ketua Umum BPC Hipmi Surakarta Wahyu Adi Wibowo, Ketua Umum BPC Hipmi Sukoharjo Silvia Kusumaningrum, Ketua Umum BPC Hipmi Karanganyar Hervan Miftah Hafidin, Ketua Umum BPC Hipmi Sragen Syaifuddin, dan Ketua Umum BPC Hipmi Wonogiri Sun’an Fanijie. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Ketua Umum BAKORPUS Hipmi PT, serta perwakilan Hipmi PT se-Jawa Tengah.
Dalam sesi diskusi, para narasumber menyoroti pentingnya peran Hipmi dan Hipmi PT dalam pembangunan daerah berbasis inovasi dan kewirausahaan. Penguatan sinergi antar-BPC Hipmi dan Hipmi PT di wilayah Solo Raya menjadi salah satu agenda utama. Selain itu, forum juga mendorong terbentuknya Hipmi PT di berbagai kampus, sebagai wadah strategis dalam mengembangkan calon pengusaha muda dari lingkungan akademik.
Ketua Umum BPD Hipmi Jawa Tengah, Teddy Tirtayadi, menyampaikan bahwa pengembangan wirausaha muda perlu dilakukan melalui pendekatan yang terarah.
“Kami akan memperkuat inisiatif Ide Muda, sebuah program yang dirancang untuk membina dan mendampingi pengusaha muda potensial. Mereka akan diperkenalkan kepada jejaring bisnis yang lebih luas guna mempercepat pertumbuhan usaha, mengasah pola pikir, serta memperluas relasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum BPC Hipmi Surakarta, Wahyu Adi Wibowo, menegaskan pentingnya peran organisasi dalam menciptakan wirausaha tangguh.
“Hipmi harus hadir sebagai ruang yang membentuk mental kewirausahaan dan menginisiasi kolaborasi nyata antaranggota. Kami percaya Solo Raya bisa menjadi pusat tumbuhnya pengusaha muda yang tidak hanya mandiri, tapi juga berdaya saing,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif berbasis model Penta Helix, yang melibatkan unsur akademisi, pelaku bisnis, pemerintah, komunitas, dan media. Pendekatan ini diyakini mampu menciptakan sinergi yang mempercepat lahirnya pengusaha muda serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Solo Raya.
Melalui forum ini, Hipmi dan Hipmi PT menyampaikan komitmen kuat untuk terus membangun ruang kolaborasi lintas wilayah. “Solo Raya Berdaya” bukan hanya menjadi slogan, tetapi menjadi komitmen bersama para pengusaha muda dalam mewujudkan daerah yang tangguh secara ekonomi, kreatif secara inovasi, dan inklusif dalam pertumbuhan.








