FKIP UMS Perkuat Jejaring Global lewat Visiting Professor di Filipina

oleh
oleh
Penyampaian Materi oleh Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum

SOLO, MettaNEWS – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat jejaring akademik internasional melalui program Visiting Professor di College of Education, Cavite University (CvSU), Filipina, Senin (19/10/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis FKIP UMS untuk meningkatkan rekognisi internasional, memperluas pertukaran kepakaran dosen, sekaligus memperkuat implementasi kerja sama kedua perguruan tinggi yang telah terjalin hampir satu dekade.

Delegasi FKIP UMS dipimpin Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, S.Pd., M.Hum., bersama Koesoemo Ratih, S.Pd., M.Hum., Ph.D., dan Dr. Muhammad Kholid, M.Pd.

Anam mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari implementasi nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara FKIP UMS dan College of Education CvSU. Kerja sama itu juga mencakup pengembangan program Sea-Teacher yang telah berlangsung selama sembilan tahun.

“Kunjungan tersebut merupakan bagian dari implementasi nota kesepahaman atau MoU antara FKIP UMS dan College of Education CvSU, termasuk pengembangan program Sea-Teacher yang telah berlangsung selama sembilan tahun,” ujar Anam, Selasa (20/10/2026).

Ia menegaskan, FKIP UMS berkomitmen memastikan setiap kerja sama yang telah dibangun dapat diwujudkan melalui program konkret dan memberikan manfaat bagi kedua institusi.

“FKIP tidak pernah melakukan pembiaran terhadap sleeping MoU. Setiap kerja sama yang telah dijalin, baik nasional maupun internasional, dilaksanakan dengan komitmen tinggi agar memberikan dampak nyata bagi pengembangan institusi,” tegasnya.

Menurut Anam, program Visiting Professor diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan akademik. Kegiatan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui kolaborasi berkelanjutan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, mobilitas mahasiswa, serta reputasi internasional FKIP UMS.

Bahas Kualitas Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan delegasi FKIP UMS ke kantor rektorat CvSU untuk bertemu President Cavite University, Dr. Ma. Agnes P. Nuestro. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi perjalanan kerja sama sekaligus membahas peluang penguatan kemitraan akademik ke depan.

Dalam sambutannya, Ma. Agnes P. Nuestro menekankan pentingnya kegiatan bersama ant perguruan tinggi untuk memperluas kemitraan global. Ia juga mengapresiasi keberlanjutan hubungan antara FKIP UMS dan CvSU yang telah berlangsung hampir sepuluh tahun, meskipun sempat mengalami jeda akibat pandemi Covid-19 pada 2020–2021.

Agenda dilanjutkan di ruang seminar College of Education CvSU dan dibuka oleh Dekan College of Education CvSU, Dr. Liza C. Cozta. Ia menyambut baik kehadiran delegasi FKIP UMS serta berharap kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan akademik kedua institusi.

Dalam sesi akademik, Anam Sutopo menyampaikan materi bertajuk “Improving Education Quality through Intercultural Communication: A Global Mutual Collaboration”. Materi tersebut membahas pentingnya komunikasi lintas budaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membangun kolaborasi global.

“Pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kapasitas mahasiswa dan kualitas kehidupan kampus, tetapi juga mendorong perubahan peradaban. Pendidikan yang berkualitas dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang sekaligus mempersiapkannya untuk berkontribusi sebagai bagian dari masyarakat global,” ujarnya.

Sementara itu, Koesoemo Ratih memaparkan materi tentang inovasi pendidikan dan dampaknya terhadap ekosistem pembelajaran, mulai dari pengembangan kurikulum hingga capaian pembelajaran.

Ia menekankan perlunya dosen dan sivitas akademika terus melakukan inovasi untuk merespons perkembangan teknologi serta dinamika pendidikan yang semakin cepat.

Diskusi akademik tersebut juga menghadirkan dua akademisi College of Education CvSU, yakni Dr. Alfin V. Opniala dan Mrs. Rodhora S. Crizaldo. Keduanya membagikan kajian tentang perbandingan bahasa Indonesia dan bahasa Tagalog serta pengembangan kurikulum di College of Education CvSU.

Pertukaran perspektif dari para akademisi kedua negara diharapkan memperkaya wawasan peserta sekaligus membuka peluang pengembangan pembelajaran lintas budaya.

Pertukaran Mahasiswa Ditargetkan Januari 2027

Selain pertukaran kepakaran dosen, Visiting Professor tersebut menjadi momentum untuk membahas kelanjutan program pertukaran mahasiswa atau student exchange yang direncanakan berlangsung pada Januari 2027.

Melalui program tersebut, College of Education CvSU berencana mengirimkan mahasiswa ke FKIP UMS. Sebaliknya, mahasiswa FKIP UMS juga akan memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan akademik di Cavite University, Filipina.

Dr. Muhammad Kholid menyampaikan, persiapan pengiriman mahasiswa ke CvSU telah memasuki tahap akhir. Saat ini, proses tersebut tinggal menunggu kelengkapan dokumen yang diperlukan.

Program pertukaran mahasiswa diharapkan memberi kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman akademik internasional, mengenal budaya baru, serta memperluas wawasan mengenai praktik pendidikan di negara lain.

Melalui penguatan kemitraan dengan CvSU, FKIP UMS terus mendorong pengembangan pendidikan yang adaptif, kolaboratif, dan berwawasan global. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen FKIP UMS untuk berkembang menjadi fakultas yang Cakap, Hebat, dan Islami.