SOLO, MettaNEWS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo sukses menggelar kegiatan parade budaya Jawa sekaligus kegiatan aksi sosial Pernikahan Massal, Sabtu (22/10). Berlokasi di nDalem Njojokoesoeman Solo, sebanyak 10 pasangan melangsungkan janji suci pernikahan dengan disaksikan ratusan tamu undangan.
Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya Jawa yang diaplikasikan pada prosesi pernikahan Jawa. Dalam kegiatan tersebut 10 pasang pengantin ini melewati serangkaian tahapan sebelum akhirnya terpilih untuk melangsungkan resepsi pernikahan bersama Pemkot Solo.
Acara ini melibatkan beberapa Wedding Organizer (WO), Photographer, dan beberapa Makeup Artist (MUA) Solo. Salah satunya Harmoni Wedding Organizer yang turut mesukseskan kegiatan Pemerintah Kota Solo tersebut.
Owner Harmoni Wedding Organizer, Gembul mengatakan pelestarian budaya Jawa dalam kegiatan Pernikahan Massal ini dapat dilihat dengan adanya prosesi Panggih gaya khas Solo. Gembul menyebut prosesi ini begitu sakral dalam runtutan prosesi pernikahan Jawa. Ditambah dengan iringan gendhing Jawa pada rangkaian kegiatan juga menambah suasana Jawa lebih terasa.
“Kami sebagai wedding organizer yang sudah berdiri selama 13 tahun di Kota Solo merasa wajib berpartispasi dalam event kebudayaan yang diadakan oleh Pemkot,” ujar Gembul.
Baginya ikut serta dalam mensukseskan pernikahan massal tersebut merupakan tugas mulia. Terlebih 10 pasangan yang terpilih merupakan pasangan yang belum dapat melangsungkan pernikahannya secara mandiri.
“Harmoni Wedding yang merupakan Wedding Organizer specialist Traditional Wedding merasa terpanggil untuk membantu mewujudkan impian para pasangan di Kota Solo ini,” ujar Gembul.
Senada, Account Manager Harmoni Wedding Organizer Sabrina menyebut Pernikahan Massal ini merupakan event yang menarik.
“Menurut saya, kegiatan ini sangat menarik karena adanya prosesi panggih yang khas Surakarta sebagai budaya Jawa yang harus terus dilestarikan,” terang Sabrina.
Layaknya pernikahan impian, Harmoni Wedding Organizer membalut pernikahan massal ini dengan indah. 10 pasangan secara bersamaan duduk di satu panggung pelaminan panjang. Para orangtua masing-masing pasangan turut serta dalam afara sakral ini.
Dengan hadirnya pernikahan massal menjadi angin segar bagi masyarakat Solo. Meski diselenggarakan secara bersama-sama pernikahan massal ini tetap dikemas dengan apik dan mewah. Terbukti dekorasi yang digunakan dengan hiasan bunga-bunga mampu menjadikan pernikahan ini begitu berkesan.








