SOLO, MettaNEWS – Replika Masjid Raya Sheikh Zayed yang berada di plasa Balai Kota Solo ambruk.
Miniatur masjid yang terbuat dari styrofoam tersebut berserakan dan sudah tak berbentuk lagi. Replika masjid Zayed tersebut ambruk karena terjangan hujan angin yang melanda Kota Solo, Selasa (28/3/2023) sore.
Salah seorang pedagang di Kampung Ramadan Kota Solo, Devi mengatakan miniatur masjid tersebut ambruk sekira pukul 15.30 WIB.
“Kaget ya, tadi tahu-tahu ambruk. Ga ada tanda-tanda tahu-tahu ambruk semua,” kata Devi.
Saat kejadian banyak pengguna jalan yang mengambil gambar ambruknya replika masjid tersebut. Juga ada beberapa pengemudi ojek online yang menyingkirlan serpihan-serpihan <span;>styrofoam.
Replika Masjid Zayed ini dipasang selama 30 hari hingga Hari Raya Idul Fitri nanti.
Sementara itu Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Siti Khotimah menambahkan pihaknya sudah menerima laporan ambruknya replika masjid Zayed tersebut.
“Ini kan karena cuaca, hujan angin. Akhirnya roboh seperti itu,” kata Siti melalui sambungan telepon.
Siti menyebut pihaknya langsung koordinasi dengan penyedia jasa pembuat replika tersebut.
“Besok sehari langsung jadi lagi. Ya ini nanti dibikin lagi seperti semula. Penyedianya sanggup satu hari jadi,” tandas Siti.
Siti menjelaskan sebenarnya kontruksi miniatur masjid tersebut sudah diperhitubgkan.
“Kontruksinya pakai besi. Tapi kenyataannya anginnya lebih kuat,” ungkap Siti.
Siti menyampaikan anggaran pembuatan miniatur masjid Zayed tersebut sebesar Rp 125 juta.
“Anggaran kalau di proposal Rp 125 juta. Kalau roboh gini jadi tanggung jawab penyedia. Sudah garansi jadi ga nambah biaya lagi,” terangnya.
Dengan ambruknya replika masjid Zayed ini Siti meminta pada pembuat untuk membuat lebih kuat lagi.
“Ini saya siruh nambahi besi penyangganya supaya lebih kuat. Masih panjang Ramadannya kasihan warga yang sering nunggu waktu berbuka jalan-jalan di situ. Ini sudah mulai pembersihan besok mulai pemasangan,” pungkasnya.








