SOLO, MettaNEWS – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surakarta menggelar Pendidikan Dasar (Diksar) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (19–21/12/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Revitalisasi dan Reaktualisasi Semangat dan Fungsi KOKAM Surya Bengawan” ini diikuti oleh 39 kader.
Diksar KOKAM 2025 dilaksanakan di dua lokasi, yakni Balai Muhammadiyah Kota Surakarta dan Camping Ground Tambak, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, Drs. H.M. Joko Riyanto.
Dalam sambutannya, Joko Riyanto menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya Pendidikan Dasar KOKAM. Joko menyampaikan, kegiatan ini menjadi sarana penting bagi kader muda Muhammadiyah untuk melatih kepemimpinan, kemandirian, serta menumbuhkan jiwa korsa.
“Saya mewakili Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya Pendidikan Dasar KOKAM ini. Sebagai senior KOKAM, saya sangat bangga melihat antusiasme adik-adik junior dalam berlatih kepemimpinan, kemandirian, serta menumbuhkan jiwa korsa untuk kelak berperan aktif di tengah masyarakat,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa peran KOKAM tidak hanya sebatas pengamanan aset Muhammadiyah, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam kesiapsiagaan menjaga aset Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Joko Riyanto juga mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Diksar KOKAM yang rutin digelar dua kali dalam setahun, sehingga jumlah personel KOKAM di Kota Surakarta terus bertambah dan semakin solid.
Sementara itu, Ketua Panitia Diksar KOKAM, Irvan Hidayat, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, terutama kepada para peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti pendidikan dasar.
“Diksar KOKAM 2025 dilaksanakan selama tiga hari dengan konsep flying camp. Peserta mengikuti pelatihan di beberapa pos, mulai dari pos 1, pos 2, hingga pos 3 di kawasan Tambak, Ngargoyoso, Karanganyar, sebelum kembali ke Balai Muhammadiyah Kota Surakarta,” jelas Irvan.
Menurutnya, inti dari pelatihan ini adalah membentuk kader KOKAM yang militan serta selalu siap siaga dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan kebencanaan. Ia menambahkan, Diksar KOKAM diselenggarakan dua kali setiap tahun dalam satu periode kepengurusan lima tahun, dengan target mencetak minimal 100 personel setiap tahun.
“Dengan target tersebut, dalam satu periode muktamar diharapkan dapat terbentuk sekitar 500 personel KOKAM yang siap mengabdi untuk umat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Selama kegiatan, peserta dibekali berbagai materi keterampilan dasar, seperti navigasi darat menggunakan kompas, bantuan hidup dasar, praktik ibadah di alam terbuka dengan keterbatasan fasilitas, serta pembinaan jiwa korsa. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan prinsip keselamatan bersama.
Acara pembukaan Diksar KOKAM 2025 turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Surakarta, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta, organisasi otonom Muhammadiyah, pimpinan cabang Muhammadiyah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.







