SOLO, MettaNEWS – Di Hari Anak Nasional, Yuni Setio Ningsih (42) tak menyangka akan mendapat berkah. Pasalnya Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini mendatangi kediamannya di Jalan Asahan IV Pucangsawit RT 1 RW 1, Jebres, Solo, Senin (25/7/2022).
Bukan tanpa sebab, Mensos Risma ingin mengunjungi anak berkebutuhan khusus, Gabriel Yohanes Bayu Pratama atau Iel yang merupakan anak dari Yuni.
Tanpa persiapan, begitu katanya kepada MettaNEWS saat dirinya didatangi Mensos Risma. Kedatangan Mensos Risma bersama istri Wali Kota Gibran Rakabuming, Silvi Ananda dan Jan Ethes membuatnya bersyukur.
“Dari kemarin kami juga lemes nggak nyangka ada Jan Ethes, Bu Risma ke sini rasanya kaya mimpi, kaya nggak beneran tapi terjadi kami bersyukur,” kata Yuni kepada MettaNEWS usai mendapat kunjungan.
Kebahagian terpancar dari raut wajah Yuni dan sang suami, Heru Agung Cahyo Purnomo (44). Bocah berusia 9 tahun itu telah lama mengalami gangguan motorik cerebral palsy sejak lahir.
“Dari lahir karena asfiksia berat itu dia biru nggak nangis, awal dari munculnya CP kami sendiri nggak paham, lahirnya di Tangerang dan nggak tahu kalau anaknya ada gangguan, bukan sakit tapi gangguan, ada problem di pertumbuhannya,” kata Yuni.
Sang ibu, Yuni mengatakan Iel juga pernah mengalami epilepsi. Meskipun begitu di masa tumbuh kembangnya saat ini, Iel mampu tumbuh dengan baik dan sehat berkat terapi yang rajin ia ikuti.
Sebelumnya Iel mengikuti terapi di RS Tangerang, lantaran membutuhkan biaya yang besar, Yuni dan suami memutuskan mencari terapi di kota asal, Solo tahun 2013 silam.
“Kami memutuskan pulang, nggak langsung dapat, ke alternatif juga, akhirnya kami menemukan tempat yang tepat, saya kewalahan karena kondisi ini saya harus membangun dia untuk tetap semangat dan mandiri,” ucap Yuni.
Berbagai usaha telah ia lakukan agar Iel dapat sembuh.
“Terapi di PNTC Colomadu setahun dua tahun, dokter YPAC depan Grand Mall, tapi kok belum bicara belum jalan akhirnya kami menerima kondisi Iel dan disyukuri,” tuturnya.
Dikatakannya Iel saat ini sekolah di Yayasan Pangon Utomo, Ngemplak, Gilingan, Banjarsari. Lewat yayasan ini Iel sebelumnya mendapat alat kesehatan bekas.
“Kami ketemu Yayasan Pangun Utama saya dapat teman-teman dari keluarga tidak mampu disupport misal ada alat tidak terpakai diwariskan ke kami jadi saling menopang,” katanya.
Dikatakan Yuni, dengan kursi roda Mensos Risma, akhirnya Iel dapat beraktivitas dengan mudah tanpa harus digendong-gendong.
“Seneng banget, setidaknya dengan bantuan ini kami semakin yakin bisa membersamai Iel, dia tetap dapat stimulasi kalau gendong terus kan capek kalau dapat kursi roda ya lumayan. Bantuan pampers sabun makanan setidaknya kami bisa fokus ke yang lain, vitamin, matursuwun sanget (terimakasih sekali),” terangnya.









