JAKARTA, MettaNEWS – Dalam debat calon presiden ketiga pada Minggu (7/1/2024) di Istora Senayan paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD tampil dengan pakaian bernuansa militer. Dari jenama fesyen lokal klasik Timechine Co.
Debat ke 3 capres dan cawapres ini dengan tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik.
Paslon Ganjar – Mahfud juga memakai sepatu lokal Exodos57. Produk-produk lokal kembali diangkat oleh paslon yang mengusung visi gerak cepat menuju Indonesia Unggul ini, sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan agar terus berdaya saing.
Memasuki venue debat, paslon Ganjar-Mahfud membuat kejutan dengan penampilan ala film “Top Gun” yang diparodikan menjadi “Top Gan.” Gimmick membuka kacamata hitam dan hormat diikuti salam tiga jari menggemparkan seluruh penonton dan peserta debat.
Jaket bomber ala militer dipergunakan hampir sepanjang debat, dan di sesi akhir Ganjar-Mahfud berganti kostum menjadi kemeja army look untuk penyegaran.
Jaket bomber dan kemeja army look ala Top Gun yang digunakan Ganjar Pranowo ini seolah memberi nyawa tersendiri dalam debat yang membahas isu pertahanan dan keamanan. Dilengkapi dengan patch yang menggambarkan program unggulan Ganjar-Mahfud dalam bidang pertahanan dan geopolitik seperti Modernisasi Pertahanan SAKTI, Prajurit Sejahtera, Sistem Pertahanan 5.0, Kuliah Gratis untuk
Anak Prajurit dan Bhayangkara, Berperan Sentral Menata Dunia Baru, Geopolitik Progresif, hingga Perjanjian Internasional untuk 100% Kepentingan Nasional.
Jargon ”sat-set”, dan “tas-tes” tak pernah
absen sebagai elemen dalam outfit, menegaskan gerak cepat dan tuntas Ganjar-Mahfud juga akan digenjot dalam topik pertahanan hingga geopolitik Jenama lokal Timechine Co. yang diangkat Ganjar Pranowo dalam debat ketiga ini berdiri sejak 2015 dan telah lama diminati pasar internasional seperti Filipina, Hongkong, dan Amerika Serikat. Mengusung tema
vintage fashion, produk-produk Timechine Co. mengajak penggunanya kembali ke masa lampau.
Nama Timechine Co. juga terinsipirasi dari time machine yang berarti mesin waktu. Produk Timechine Co. dapat dibeli secara offline melalui retailer di Belanda dan Hongkong atau secara online di timechinco.com.
Kemeja yang digunakan Ganjar Pranowo, yaitu seri Lennon Utility Shirt adalah produk unggulan yang terinspirasi dari seragam tentara Amerika Serikat saat Perang Vietnam. Hegemoni Amerika Serikat
membuat seragam ini menjadi simbol kepemimpinan, dominasi, dan kekuatan, sehingga diadopsi di banyak negara termasuk Indonesia khususnya Pakaian Dinas Harian TNI Angkatan Darat. Di samping itu, pada akhir perang Vietnam desain seragam ini justru menjadi simbol perlawanan terhadap perang dan digunakan oleh warga sipil, aktivis, hingga seniman seperti John Lennon yang diabadikan menjadi judul artikel seri ini.
Sementara sepatu Exodos57 yang digunakan Ganjar Pranowo juga merupakan jenama lokal yang punya visi mengangkat seni, budaya, serta pariwisata lokal dalam bentuk produk maupun aktivitas branding
sebagai strategi pemasaran dan selalu berupaya mengangkat kearifan lokal Indonesia. Bahan-bahan lokal diracik oleh seniman-seniman lokal menjadi produk sepatu berkualitas. Keberagaman material
menyimbolkan kebhinnekaan yang menyatu di bawah naungan sang merah putih. Dengan tagline LocalMovement-Pride, Exodos57 mengajak penggunanya untuk selalu bangga menggunakan produk
berkualitas asli Indonesia.
“Ini temanya army, Top Gan. Top Ganjar,” kata Ganjar pada awak media di Posko Pemenangan Ganjar Mahfud.
Ganjar mengatakan pertahanan tidak melulu soal alutsista, kendaraan perang, ataupun sistem pertahanan militer termutakhir.
“Berpegang teguh pada budaya dan kearifan lokal juga merupakan bentuk ketahanan budaya yang juga perlu kita tingkatkan,” imbuhnya.
Di debat tentang pertahanan dan geopolitik ini, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menegaskan hal tersebut di mana program-program unggulan pertahanan dan geopolitik disampaikan dalam balutan jenama lokal.
Sebelum debat berlamgsung Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani berharap Pemilu nanti berjalan LUBER dan adil. Puan juga menanggapi pertemuan Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto jelang debat ke 3.
“Ya benar makan malam berdua. Kalau makan malam sendirian kan nggak enam. Saya tunggu diundang Presiden,” pungkasnya.









