BNNK dan Kesbangpol Surakarta Edukasi Remaja tentang Bahaya Narkoba Lewat “Ngobrol Bareng” di CFD

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Surakarta berkolaborasi dengan BNN Kota Surakarta menggelar kegiatan bertajuk “Ngobrol Bareng: Generasi Sehat, Generasi Hebat, Tanpa Narkoba” di area Car Free Day Jl. Slamet Riyadi, Minggu (13/7/2025).

Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 pelajar dari SMP Ta’mirul Islam, SMP Negeri 25, SMP Negeri 24, dan SMP Batik Surakarta. Acara dibuka dengan senam pagi bersama yang dipandu instruktur, dilanjutkan sesi ngobrol santai namun penuh makna bersama dua narasumber utama: Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn dan Kepala BNNK Surakarta I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K.

Dalam sambutannya, Wali Kota Respati menyampaikan bahwa seluruh pelajar SMP—tanpa terkecuali—merupakan bagian dari generasi emas Indonesia. Ia mengajak para remaja untuk menjauhi pengaruh negatif media sosial dan lingkungan pertemanan yang toxic. “Cari circle yang baik dan manfaatkan teknologi dengan bijak. Semua anak adalah favorit, bukan soal sekolah favorit,” tegasnya.

Orang tua, lanjut Respati, juga memiliki peran krusial dalam membentuk karakter anak. “Jangan hanya memarahi, tapi jadi teman ngobrol anak. Dengarkan mereka, ajak diskusi, jadilah sahabat bagi buah hati kita,” pesannya.

Kepala BNNK Surakarta, I Gede Nakti Widhiarta, memaparkan data mengkhawatirkan tentang penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang didominasi kelompok usia produktif (15–64 tahun) hingga 99,77%. Untuk remaja (10–19 tahun), tercatat 1,84% dari populasi sudah pernah menyalahgunakan narkoba.

“Remaja adalah kelompok paling rentan karena emosi belum stabil, rasa ingin tahu tinggi, dan mudah terpengaruh. Maka mari jadi remaja SIGAP: Sehat, Inspiratif, dan Bebas Narkoba,” seru Nakti.

Ia juga menjelaskan ciri-ciri fisik pengguna narkoba seperti mata merah, sayu, bicara ngelantur, dan tidak nyambung. Pemeriksaan urine tetap menjadi cara utama untuk memastikan seseorang terpengaruh narkoba. “Penting bagi remaja untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya narkoba agar bisa menghindarinya,” jelasnya.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Kepala Kesbangpol Kota Surakarta, Indradi, AP, SH, MM, yang berharap edukasi semacam ini terus berlanjut dan menjadi gerakan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

“Ngobrol Bareng” juga dimeriahkan penampilan kreatif dari band INSOMNIA, yang digawangi anak-anak muda Surakarta, menambah semarak suasana Car Free Day pagi itu.

Dengan semangat kebersamaan dan edukasi yang membumi, kegiatan ini menjadi langkah konkret mewujudkan Surakarta sebagai kota yang ERSINAR (Bersinar dari Penyalahgunaan Narkoba)—tempat tumbuhnya generasi kuat, sehat, dan bebas narkoba.