BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Terik Melanda Beberapa Hari Terakhir

oleh
BMKG
Ilustrasi cuaca panas | Dok. Health

SOLO, MettaNEWS – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya fenomena cuaca panas saat siang hari beberapa hari terakhir.

Suhu tertinggi pada 28 – 29 September 2023 terletak di daerah Jawa Tengah dengan suhu sekitar 37,8 derajat Celcius. Disusul oleh Kertajati dengan suhu sekitar 37,8 derajat Celcius, dan di posisi ketiga Sulawesi Selatan dengan 37,1 derajat Celcius.

Berdasarkan keterangan resmi BMKG, fenomena kenaikan suhu ini disebabkan oleh El Nino. El Nino merupakan fenomena kenaikan suhu muka laut Samudera Pasifik bagian tengah dan timur, yang menyebabkan pergeseran awan.

Peneliti Ahli Utama Kepakaran Klimatologi dan Perubahan Iklim BRIN, Erma Yulihastin mengatakan kajian terkini tentang El Nino dideteksi pada bulan Juni lalu.

“Polanya seperti dengan El Nino yang pernah terjadi pada tahun 1997 sampai 1998 yang merupakan salah satu peristiwa El Nino terparah dalam sejarah,” ujar Erma.

BMKG memprediksi pada bulan Oktober hingga November 2023 akan terjadi hujan dengan intensitas rendah hingga menengah.

Sedangkan untuk bulan November hingga Desember 2023 akan terjadi hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi. 

Pada bulan Oktober hingga November 2023 diperkirakan akan mengalami hujan dengan sifat normal hingga bawah normal.

Pada bulan Oktober 2023, 75 persen wilayah Indonesia akan menglami hujan yang sifatnya lebih kering dari biasanya. Pada bulan November 2023, 65,63 persen, wilayah Indonesia diprakirakan memiliki hujan Bawah Normal.

Sedangkan pada bulan Desember 2023, 17,36% wilayah Indonesia diprakirakan mengalami hujan bersifat Bawah Normal