SOLO, MettaNEWS – Acara penuh haru dan sukacita mewarnai pelepasan 326 siswa XII SMA Regina Pacis Solo tahun ajaran 2024/2025, Jumat (9/5/2025).
Pelepasan ini menandai berakhirnya masa studi para siswa sekaligus menjadi momentum untuk melangkah ke jenjang kehidupan yang lebih tinggi.
Kepala Sekolah SMA Regina Pacis Solo, MM Wahyu Utami mengatakan 326 siswa tersebut telah memenuhi kriteria kelulusan yang telah ditetapkan pihak sekolah.
“Mereka layak diluluskan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan sekolah. Misal mereka mengkuti penilaian akhir jenjang, mengikuti pembelajaran dari semester 1-6, mendapatkan nilai di atas 70 dan berkelakuan baik. Para siswa ini sudah dinyatakan lulus pada Senin 5 Mei 2025,” ujar Wahyu.
Dari 326 siswa tersebut, 10 di antaranya merupakan peraih nilai tertinggi dengan nilai rata-rata di atas 94-96, 3 siswa peraih nilai tertinggi di atas 94 di kelas internasional dan 86 di antaranya merupakan siswa aktif berprestasi di bidang akademik dan non akademik.
“Tahun ini ada 86 kejuaraan dari kelas X, XI, XII, aktif berprestasi nilainya bagus dan menang lomba. Mereka menang lomba dan rata-rata nilainya di atas 88. Pintar tapi juga aktif, ada juga yang nilai terbaik top 10, kelas internasional 3 terbaik,” jelasnya.
Acara pelepasan dihadiri oleh para orang tua/wali siswa, suster Ursulin, komunitas Solo, Ketua Komite SMA Regina Pacis Solo; Sumartono Hadinoto, Yayasan Winaya Bhakti, pengawas, kepala dan humas SMP Regina Pacis.
Acara pelepasan ini juga diisi dengan berbagai penampilan seni dari siswa seperti drama musical, flash mob, orkestra, band, ikrar janji alumni, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, serta prosesi simbolik pelepasan siswa dengan pengalungan tanda kelulusan.
SMA Regina Pacis Solo berkomitmen untuk mencetak lulusan sekolah menengah atas yang unggul di berbagai bidang khsususnya studi.
“Komitmen kami adalah anak-anak dibekali untuk bisa lanjut ke studi lanjut ke perguruan tinggi. Pembekalan pertama adalah pengalaman, model pembelajaran sama seperti kuliah, ada literasi, membaca, menganalisa, mengevaluasi, refleksi, papper, esai ilmiah, bisnis model Canva kewirausahaan, projek, magang, menghasilkan prototype yang dipresentasikan secara kolaborasi,” terangnya.
Para siswa SMA Regina Pacis Solo juga dibekali dengan 4C yakni berprikir kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif. Pada kesempatan itu, ia berharap para siswa lulusan SMA Regina Pacis Solo dapat membawa damai di manapun berada dan selalu mengabdi pada Tuhan untuk bisa menghadapi masa depan.
“Harapan kami sesuai namanya Regina itu ratu, Pacis itu damai. Kami sangat berharap anak-anak alumni SMA Regina Pacis itu membawa damai, dengan berbela rasa, berendah hati. Mereka harus mengingat lambang serviam yang artinya melayani. Anak-anak harus membawa damai di mana pun mereka berada dan selalu mengabdi, mengabdi kepada Tuhan dan melayani sesama,” pungkasnya.
Ketua Komite SMA Regina Pacis, Sumartono Hadinoto mengaku bangga dengan torehan prestasi yang telah dicetak oleh para siswa XII tahun ajaran 2024/2025. Hal ini menjadi bukti bahwa SMA Regina Pacis Solo merupakan sekolah terbaik di Solo.
“SMA Regina Pacis secara akademik banyak yang berprestasi di akademik maupun non akademik di berbagai bidang. Sekolah SMA Regina Pacis di Solo merupakan sekolah favorit yang juga sekolah religi. Ini adalah yang kita butuhkan, tidak hanya murid-murid yang berprestasi di bidang akademik tapi miliki spiritual yang tinggi,” jelasnya.
Sebagai generasi penerus bangsa, SMA Regina Pacis Solo mampu menghasilkan lulusan akademik berprestasi dan miliki kualitas spritual yang tinggi.
“Indonesia butuh generasi penerus bangsa yang siap mampu, berprestasi spritual tinggi untuk membawa Indonesia ke depan semakin maju dan luar biasa,” terangnya.
Jasmine Felicia Hartono, siswa peraih nilai tertinggi 96,26 berpesan kepada para siswa SMA Regina Pacis Solo angkatan selanjutnya untuk giat belajar. Gadis berusia 18 tahun ini juga mengaku bangga dapat mengenyam pendidikan di SMA Regina Pacis Solo.
“Bangga banget, nggak nyangka kalau dapat nilai tertinggi. Kesannya memorable banget bittersweet memory, terimakasih untuk para guru yang sudah mengajari aku banyak hal yang bisa membangun aku di masa sekarang. Semoga ke depannya SMA Regina Pacis semakin maju berkembang,” ujarnya.








