Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Mulai Terkendali, Blok C Clear dan 90 Persen Blok D Berhasil Dipadamkan

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Penanganan tanggap darurat kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Surakarta, memasuki hari ketujuh pada Selasa (8/9/2026). Tim gabungan terus melakukan pemadaman, pembasahan, hingga pengendalian gas di sejumlah zona terdampak untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Kawasan TPA Putri Cempo memiliki luas sekitar 17 hektare yang terbagi dalam Blok A, B, C, dan D. Dari empat blok tersebut, Blok B, C, dan D terdampak kebakaran dan masih menjadi fokus penanganan tim tanggap darurat.

Di Blok C, kondisi kebakaran telah terkendali setelah dilakukan pemadaman oleh tim pemadam kebakaran. Meski demikian, petugas tetap melakukan pembasahan secara berkala untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Sementara di Blok D, proses pembasahan masih dilakukan pada sejumlah titik yang membutuhkan penanganan. Kondisi di zona tersebut menunjukkan perkembangan signifikan seiring upaya pemadaman dan pendinginan yang terus dilakukan.

Gas Metana Dikendalikan untuk Cegah Api Kembali

Salah satu langkah yang dilakukan pada hari ketujuh adalah treatment di Zona C dan D melalui injeksi untuk mengeluarkan gas metana (CHβ‚„) yang terdapat di dalam timbunan sampah.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko terbentuknya kembali titik api akibat akumulasi gas di dalam timbunan sampah.

Selain penanganan gas, tim terus melakukan pembasahan dan pemantauan terhadap area yang sebelumnya terbakar untuk memastikan kondisi tetap terkendali.

Blok B Masih Jadi Tantangan

Penanganan di Blok B, khususnya bagian timur, masih berlangsung di jalur Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Kondisi medan menjadi salah satu tantangan utama bagi petugas. Di Zona B, tim melakukan pembukaan jalur agar akses menuju area yang masih membutuhkan penanganan menjadi lebih mudah.

Medan Zona B yang cukup curam membuat pembukaan akses menjadi bagian penting untuk mempercepat proses pemadaman dan pembasahan.

Sementara itu, dukungan water bombing dari Polda Jawa Tengah untuk sementara dihentikan. Kendati demikian, monitoring terhadap kondisi kebakaran tetap dilakukan secara berkala guna mengetahui perkembangan situasi dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Pengiriman Sampah Masih Dibatasi

Untuk mengendalikan kondisi TPA Putri Cempo, lalu lintas masuk sampah masih dibatasi. Kebijakan operasional tersebut akan terus dievaluasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Tim tanggap darurat terus bekerja maksimal untuk mempercepat pengendalian kebakaran. Namun, proses penanganan masih dipengaruhi sejumlah faktor, seperti kondisi medan, cuaca, serta ketersediaan pasokan air yang berpengaruh terhadap kelancaran pemadaman dan pembasahan.

Di sisi lain, operasional dapur umum sementara dihentikan karena sedang dalam proses pemindahan untuk mendukung pelayanan bagi para pengungsi di Desa Plesungan.

Penanganan kebakaran sekaligus dukungan terhadap masyarakat terdampak terus dikoordinasikan sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Pemerintah bersama tim tanggap darurat akan terus melakukan monitoring dan penanganan di kawasan TPA Putri Cempo. Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan potensi titik api sekaligus menekan risiko kebakaran kembali.