Muskot FOBI Surakarta, Targetkan 3 Emas di Porprov FOBI Jawa Tengah 2026

oleh
oleh
Musyawarah Kota Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI), Senin (24/8/2026) di Kantor PMS Surakarta | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Surakarta menggelar Musyawarah Kota (Muskot) di Ruang Rapat PMS, Jalan Ir. Juanda No. 47, Surakarta, Senin (24/8/2026). Muskot menjadi momentum penyempurnaan kepengurusan FOBI Kota Surakarta periode 2026–2030 sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Porprov FOBI Jawa Tengah 2026.

Muskot dihadiri jajaran pengurus FOBI Kota Surakarta serta perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surakarta. Forum tersebut membahas kepengurusan dan program kerja organisasi, terutama terkait penguatan pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga barongsai di Kota Surakarta. Pada muskot tersebut terpilih sebagai Ketua 1 Henry Santoso, Ketua 2 Budianto, Ketua Harian Moeljoto untuk periode 2026-2031.

Ketua FOBI Kota Surakarta Henry Santoso mengatakan, kepengurusan periode 2026–2030 diharapkan mampu menjaga kesinambungan pembinaan atlet sekaligus meningkatkan prestasi barongsai Surakarta di berbagai kompetisi.

Salah satu agenda utama FOBI Surakarta saat ini adalah menghadapi Porprov FOBI Jawa Tengah 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober 2026 di Semarang.

FOBI Kota Surakarta memasang target tinggi dengan membidik tiga medali emas dalam ajang tersebut.

Perwakilan KONI Surakarta, Nafis Mahendra, berharap target tersebut dapat diwujudkan melalui persiapan yang matang serta sinergi antara pengurus, pelatih, dan atlet.

“Kami berharap target tiga emas yang sudah ditetapkan dapat tercapai. Dengan adanya kepengurusan yang baru, kami berharap FOBI Kota Surakarta bisa terus berprestasi dan membawa nama baik serta mengharumkan Kota Surakarta,” ujar Nafis Mahendra.

Pembinaan Berkelanjutan Jadi Kunci

Nafis menegaskan, pencapaian prestasi tidak hanya menjadi tanggung jawab atlet. Dukungan seluruh elemen olahraga diperlukan untuk memastikan target prestasi dapat tercapai.

Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan, kesiapan atlet, serta soliditas organisasi menjadi modal penting FOBI Surakarta untuk menghadapi kompetisi tingkat Jawa Tengah tersebut.

Sementara itu, Henry Santoso menegaskan komitmen FOBI Kota Surakarta untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus memberikan dukungan terbaik kepada atlet yang akan berlaga di Porprov FOBI Jawa Tengah.

Kepengurusan periode 2026–2030 diharapkan menjadi fondasi baru bagi pengembangan olahraga barongsai di Kota Surakarta, baik dari sisi organisasi maupun prestasi atlet.

Dengan kepengurusan yang semakin solid dan persiapan menuju Porprov yang terus dimatangkan, FOBI Kota Surakarta optimistis mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian prestasi.

Target tiga medali emas di Porprov FOBI Jawa Tengah 2026 diharapkan menjadi langkah awal untuk membawa barongsai Surakarta semakin kompetitif di tingkat Jawa Tengah hingga nasional.