KISAH horor yang diangkat ke layar lebar selalu punya tempat di hati para pecinta film Indonesia. Beberapa judul film horor pun dijadwalkan akan segera tayang di layar lebar pada bulan ini. Salah satunya yang sudah dinanti-nanti setelah sekian lama akhirnya KKN di Desa Penari dikabarkan tayang akhir bulan ini.
Setelah sempat diundur penayangannya sejak rampung digarap pada 2020 lalu, film yang diadaptasi dari thread terkenal twitter pada tahun 2019 ini akan segera nangkring di bioskop. MD Pictures selaku rumah produksi dari film horor satu ini mengumumkan, bahwa film garapannya siap tayang pada lebaran tahun ini.
Menjadi film layar lebar yang paling ditunggu-tunggu, KKN di Desa Penari mempunyai beberapa fakta menarik didalamnya. Berikut 3 fakta menarik film KKN di Desa Penari yang perlu kamu ketahui.
Nama penulis dan desa masih misteri
Sejak cerita ini booming di tahun 2019 silam, thread dari akun Twitter Simpleman hingga kini masih belum diketahui publik secara jelas siapa sosok dibalik akun tersebut. Namun menurut informasi yang dihimpun MettaNEWS, sosok Simpleman ternyata juga turut andil dengan rumah produksi MD Pictures namun identitasnya masih dirahasiakan.
Selain penulisnya yang misterius, semua nama yang terkait dengan desa maupun lokasi yang diceritakan pada kisah tersebut amat sangat dirahasiakan oleh Simpleman. Ia hanya menulis jika kota tempat kejadian itu berinisial B, sementara mahasiswa yang jadi korban di ceritanya berasal dari kota S.
Publik pun dibuat penasaran dengan inisial yang beredar. Sehingga publik pun mulai berspekulasi cerita tersebut berlatar belakang di kota yang ada di Jawa Timur yakni diantara Banyuwangi atau Bondowoso, sedangkan untuk S publik menebak Surabaya menjadi asal salah satu mahasiswa di KKN di Desa Penari.
Dirilis jadi versi uncut dan non uncut
Berbeda dengan film layar lebar horor lainnya, KKN di Desa Penari rencananya bakal dirilis dalam 2 versi yang berbeda, yakni uncut dan non uncut. Dimana tiap versi memiliki target usia penontonnya masing-masing. Untuk versi uncut ini hanya diperuntukkan bagi penonton usia 13 tahun ke atas. Sehingga sudah pasti untuk yang dibawah ketentuan dilarang untuk menonton film yang satu ini. Untuk versi non-uncut akan ada pemotongan dibeberapa adegan yang dihilangkan.
Selain itu, MD Pictures juga mempersembahkan poster film KKN di Desa Penari dengan teknologi terbaru yang bernama Augmented Reality. Ini adalah poster film pertama dengan teknologi Augmented Reality dan bisa dinikmati oleh khalayak ramai.
Proses produksi habiskan biaya fantasistis Rp 15 miliar lebih
Sang produser film KKN di Desa Penari, Manoj Punjabi menyebut proses syuting film terkendala banyak hal sehingga hal ini menyebabkan biaya membengkak hingga capai Rp 15 miliar lebih.
Biaya produksi yang mencapai angka fantastis tersebut karena untuk film layar lebar horor ini juga terdapat action sehingga properti yang dibutuhkan lebih banyak.
Itulah 3 fakta menarik film KKN di Desa Penari yang sudah dinanti-nantikan penggemar film horor Indonesia.








