Jateng Lampaui Target Nasional! 65.449 Keluarga Kini Punya Rumah, Capaian Tembus 140 Persen

oleh
oleh

BATANG, MettaNEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat capaian membanggakan dalam penanganan backlog perumahan tahun 2026.

Hingga akhir Juli, sebanyak 65.449 unit rumah berhasil ditangani atau mencapai sekitar 140 persen dari target nasional sebanyak 46.759 unit.

Capaian tersebut disampaikan dalam rangkaian Akad Massal 62.710 Unit KPR Subsidi di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Kamis (30/7/2026), yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, keberhasilan melampaui target tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, dan para pengembang dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Ini menjadi kebanggaan kita bersama karena pembiayaan perumahan benar-benar menyasar masyarakat yang kurang mampu, terutama desil satu, dua, tiga, dan empat,” kata Luthfi.

Menurutnya, program tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat memiliki hunian yang layak, aman, dan terjangkau sekaligus mengurangi angka backlog perumahan di Jawa Tengah.

Selain berhasil melampaui target penanganan backlog, Jawa Tengah juga memperoleh alokasi 34.412 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung masyarakat meningkatkan kualitas rumah secara swadaya sehingga semakin banyak keluarga yang dapat tinggal di rumah yang layak huni.

Upaya percepatan penyediaan rumah juga diperkuat melalui kebijakan seluruh 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang telah membebaskan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu memangkas biaya kepemilikan rumah sekaligus mempercepat realisasi program penyediaan hunian bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan terus memperluas penyediaan rumah layak melalui berbagai skema pembiayaan dan kolaborasi lintas sektor.

“Kita harus menjangkau seluruh warga Indonesia di mana pun berada. Karena itu, kita terus bekerja keras dan mencari cara-cara baru agar jumlah rumah yang dapat dinikmati masyarakat semakin banyak,” kata Prabowo.

Secara nasional, akad massal 62.710 unit KPR subsidi dilaksanakan serentak di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat penyediaan rumah layak sekaligus menekan angka backlog perumahan nasional.

Dengan capaian yang telah menembus 140 persen dari target tahunan, Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi dengan percepatan penanganan backlog perumahan terbaik di Indonesia.

Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan angka kepemilikan rumah masyarakat, tetapi juga mendorong kesejahteraan melalui tersedianya hunian yang layak, aman, dan terjangkau.