SOLO, MettaNEWS – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kampus UNISRI tersebut menjadi agenda rutin sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai yang dijunjung oleh universitas.
Kegiatan kurban yang digelar pada Jumat (29/5/2026) itu dihadiri Pembina dan Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi, Rektor UNISRI, jajaran pimpinan universitas, tenaga kependidikan, serta 16 shohibul kurban yang berasal dari civitas akademika UNISRI.
Ketua PHBI UNISRI, Arief Sutikno, S.Kom., M.Kom., mengatakan pada Idul Adha tahun ini UNISRI menyembelih dua ekor sapi dan dua ekor kambing. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada 520 penerima yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, warga sekitar kampus, serta masyarakat yang membutuhkan.
“Penyembelihan hewan kurban tahun ini melibatkan panitia dan dipandu oleh Sarafuddin, S.Pd., M.Pd. Seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan syariat Islam,” ujar Arief.
Sementara itu, Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa ibadah kurban merupakan perintah Allah SWT sebagaimana tercantum dalam Surat Al-Kautsar ayat 2 yang mengajarkan umat Islam untuk mendirikan salat dan berkurban.
“Universitas Slamet Riyadi memfasilitasi pelaksanaan penyembelihan hewan kurban ini sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial di lingkungan kampus,” kata Prof. Sutoyo.
Ia juga mengungkapkan adanya kebijakan baru dari yayasan dan universitas terkait shohibul kurban. Mulai tahun ini, kesempatan menjadi shohibul kurban diprioritaskan bagi dosen dan tenaga kependidikan yang akan memasuki masa purna tugas.
Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh dosen dan karyawan untuk berpartisipasi dalam ibadah kurban di lingkungan kampus.
“Suasana kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga menjadi wujud ketaatan kepada Allah SWT. Nilai-nilai ketaatan itu harus bisa diimplementasikan dalam kehidupan kampus,” ujarnya.
Prof. Sutoyo menambahkan, semangat berkurban juga mengandung makna pengorbanan dan keikhlasan yang sejalan dengan nilai-nilai dasar yang dianut UNISRI.
“Rela berkorban merupakan salah satu nilai penting yang harus dimiliki. Pengorbanan yang dilakukan dengan ikhlas tidak akan sia-sia dan diharapkan membawa keberkahan bagi individu maupun lembaga,” tegasnya.
Penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan pengawasan tim takmir masjid kampus untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai syariat Islam. Adapun distribusi daging kurban berlangsung tertib menggunakan kupon yang sebelumnya telah dibagikan kepada para penerima manfaat.








