SOLO, MettaNEWS – Suasana hangat penuh gelak tawa dan haru mewarnai acara Halal Bihalal alumni angkatan pertama SMPN 22 Surakarta yang digelar di Rumah Makan SFA Solo Baru, Senin (23/3/2026). Sekitar 50 alumni yang tergabung dalam “Anak Mbarep” berkumpul dalam reuni bertajuk “Sambung Rasa Paseduluran”.
Momentum Lebaran dimanfaatkan para alumni untuk kembali menjalin silaturahmi, membuktikan bahwa jarak dan waktu tak mampu memutus tali persaudaraan.
Mereka datang dari berbagai daerah, mulai dari Solo Raya hingga luar kota seperti Jakarta, Lampung, Palembang, Purwokerto, dan Pekalongan.
Kehadiran sejumlah tokoh turut menambah semarak acara, di antaranya Budi Susetyo yang kini mengabdi sebagai PNS di Pemkab Sukoharjo serta Hardono, mantan anggota DPRD Wonogiri.
Dalam kesempatan tersebut, Hardono membagikan kisah masa remajanya yang mengundang gelak tawa. Ia mengenang kebersamaan saat masih duduk di bangku SMP, termasuk cerita unik ketika teman-temannya rela datang ke rumah untuk membangunkannya agar berangkat sekolah.
“Bahkan ada yang sampai memberi ‘sogokan’ rokok supaya saya mau berangkat. Kenangan seperti ini menunjukkan betapa tulusnya persahabatan kami,” ujarnya.
Tak hanya nostalgia, acara ini juga menjadi ajang penghormatan kepada para guru. Sejumlah guru hadir, di antaranya Suyono, Agatha, dan Dewi Amerikawati yang mencuri perhatian para alumni. Sosok Dewi dinilai tetap awet muda dan bugar meski telah puluhan tahun berlalu sejak kelulusan angkatan pertama pada 1988.
Ketua Panitia Halal Bihalal 22, Hermawan, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar temu kangen, melainkan upaya menjaga dan memperkuat jejaring komunikasi antar alumni.
“Ini adalah wujud nyata menjaga semangat paseduluran agar tetap terjalin dan bisa saling mendukung di masa depan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni dan donatur yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
Selain diisi dengan ramah tamah dan berbagi kenangan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize, mulai dari produk UMKM karya alumni hingga barang elektronik.
Acara ditutup dengan saling bersalaman antara alumni dan para guru, menegaskan bahwa tali silaturahmi tetap terjaga erat meski waktu terus berjalan.








